icon-category Gadget

Review Asus Vivobook Pro 14 OLED: Performa Pas, Baterainya Awet

Asus Vivobook Pro 14 OLED (Foto: Muhammad Faisal/Uzone.id)

Uzone.id - Hadirnya laptop terbaru Asus Vivobook Pro 14 OLED membuat kami terpukau. Dijual dengan harga tak sampai Rp15 juta, Asus Vivobook Pro 14 OLED dengan nomor model M3400 ini membawa spesifikasi yang andal dan mungkin ‘mendekati’ kemampuan laptop gaming kelas entry yang beredar di Indonesia.

Asus Vivobook Pro 14 OLED sebenarnya sudah lama beredar di Indonesia. Di awal tahun, Asus menjual varian dengan prosesor Intel Core 11th Gen dengan rentang harga yang tak jauh berbeda dengan sekarang.

Kini, Asus Vivobook Pro 14 OLED hadir dengan prosesor AMD Ryzen 5000 H-Series dan dijual dengan harga mulai Rp11 jutaan saja di Indonesia. Tim Uzone.id sudah menggunakan laptop ini sebelum peluncuran resminya kemarin (18/8).

Agar kalian bisa mengenal laptop ini secara mendalam, apalagi berniat untuk membelinya saat jadwal gajian tiba, sebaiknya simak review  dari Asus Vivobook Pro 14 OLED berikut ini. Check this out!

Baca juga: Asus Vivobook Pro 14 OLED Resmi di Indonesia, Ini Spek dan Harganya

Warna eye-catching, form factor ringkas

Asus Vivobook Pro 14 OLED dibangun dengan dua jenis material, polikarbonat dan logam yang tangguh. Polikarbonat mencakup bezel layar, penampang keyboard dan bagian bawah bodi. Sementara logam, digunakan untuk bingkai laptop, engsel sampai bodi belakang layar.

Dua sisi paling ciamik dari desain Asus Vivobook Pro 14 OLED, penampang belakang dan bagian keyboard-nya. Bodi belakang layar dari laptop ini tampil dengan desain yang eye-catching, apalagi untuk warna Cosmos Blue yang beda banget ketimbang laptop lain di kelasnya.

Jadi ada dua opsi warna dari laptop ini. Cosmos Blue yang memperlihatkan corak biru kehijauan. Warnanya punya tekstur matte yang pas banget dengan material logam yang diaplikasikan Asus.

Di bagian atasnya ada ornamen garis berwarna hijau stabilo yang cukup terang. Berkat tekstur doff, bodi belakangnya juga tak mudah kotor gegara sidik jari yang menempel. 

Kemudian ada opsi warna lain bernama Solar Silver yang kelihatan lebih kalem dan mainstream. Warna ini memiliki kelir silver ala industri yang kelihatan tangguh, ornamen garis di bagian atasnya pun diberikan warna serupa.

Kedua varian warna ini sama-sama membawa logo ‘Asus Vivobook’ yang menonjol di bagian belakang. 

Sementara bagian keyboard, Asus Vivobook Pro 14 OLED mengusung konsep ‘ErgoSense’. Konsep desain ini merepresentasikan jarak antar keycaps atau tombol yang lebih pas, sehingga meminimalisir typo ketika pengguna ngetik kerjaan.

Tombolnya pun dirancang khusus agar nyaman ditekan. Bukan sekadar gimmick saja, tombol Asus Vivobook Pro 14 OLED memang beneran empuk, presisi dan nyaman digunakan.

Baca juga: Review Asus TUF Dash F15

Ketersediaan port kurang lengkap

Memang sih gak ada laptop yang benar-benar sempurna, contohnya Asus Vivobook Pro 14 OLED ini. Laptop ini punya microSD reader yang sering kami mention dalam review. Alat ini juga memang dibutuhkan buat memindahkan file dari kamera atau perangkat lain dengan mudah.

Cuma sayangnya, gak ada port USB-C di laptop ini. Padahal, port tersebut punya kecepatan transfer data yang cepat apalagi kalau mendukung Thunderbolt. Kehadiran port USB-C apalagi yang mendukung power delivery, membuat laptop juga bisa diisi dayanya menggunakan port tersebut.

Sisanya, laptop ini memiliki 1 port USB-A 3.2 Gen 2, 2 port USB-A 2.0, port HDMI versi 1.4, sampai jack audio 3,5mm.

Baca juga: Rekomendasi Laptop Murah untuk Mahasiswa & Anak Sekolah

Layar OLED berkualitas tinggi

Asus Vivobook Pro 14 OLED jadi laptop murah lainnya yang dilengkapi dengan teknologi Asus OLED. Seperti laptop OLED besutan Asus lainnya, layar berukuran 14 inci tersebut telah mengantongi sertifikasi low blue-light dan anti-flicker dari TÜV Rheinland.

Kedua sertifikasi ini memberikan jaminan kenyamanan dan keamanan terhadap mata pengguna yang mungkin saja memakai laptop dalam jangka waktu yang panjang.

Berbicara soal kualitasnya, layar Asus OLED ini beneran joss banget. Warnanya sangat kaya, pantas saja secara default sistem akan menampilkan screensaver penuh warna ketika laptop tidak digunakan beberapa saat.

Ditambah, layar ini sudah mendukung fitur HDR yang tersertifikasi oleh VESA dan sudah mengantongi sertifikasi PANTONE Validated Display juga. Dengan cakupan color gamut hingga 100%, rasanya laptop ini memang cocok buat kalian penikmat film beresolusi tinggi.

Fitur lain dari layar Asus Vivobook Pro 14 OLED (M3400) adalah rasio layar 16:10 beresolusi 2.8K (2880x1800). Berbeda dengan pendahulunya yang menggunakan layar 16:9, rasio layar 16:10 membuat ruang kerja semakin luas dan berpengaruh langsung pada produktivitas.

Ditenagai AMD Ryzen 5000 H-Series

Prosesor AMD Ryzen 5000 H-Series biasanya dipakai pada laptop gaming kelas entry. Chipset tersebut memastikan kinerja yang lebih kencang, juga bisa diandalkan untuk berbagai skenario penggunaan.

Prosesor ini dibuat dengan arsitektur AMD Zen 3 dan teknologi proses 7nm. Chipset ini diklaim memiliki efisiensi daya yang bagus dengan kinerja yang tetap bisa diandalkan untuk menunjang produktivitas.

Jadi ada dua jenis prosesor yang digunakan oleh laptop ini, yakni AMD Ryzen 5-5600H dengan 6-core/12-thread yang memiliki kecepatan 4,2 GHz pada max boost serta AMD Ryzen 7-5800H dengan 8-core/16-thread berkecepatan 4,4 GHz pada max boost.

Prosesor ini hanya didukung oleh GPU terintegrasi AMD Radeon saja, tanpa dukungan kartu grafis discrete. Kendati begitu, performanya masih cukup gesit untuk keperluan yang terkait dengan pengolahan grafis, seperti bermain game ringan hingga editing foto ataupun video pendek.

Prosesor ini dikombinasikan dengan RAM 8 GB atau 16 GB berjenis DDR4, memori penyimpanan M.2 NVMe PCIe 3.0 SSD sebesar 512 GB, serta baterai sebesar 50 WHrs. Adapun untuk sistem operasinya sudah Windows 11 Home.

Agar performa yang dihadirkan selalu dapat diandalkan, Asus membekali Vivobook Pro 14 OLED dengan sistem pendingin IceCool Plus terbaru. Sistem pendingin tersebut ditenagai oleh dua kipas khusus berbahan Liquid Crystal Epoxy Polymer (SCP) sehingga dapat hadir dengan 86 bilah di setiap kipasnya. 

Sistem pendingin IceCool Plus mampu menghadirkan aliran udara 16% lebih baik serta memastikan Vivobook Pro 14 OLED dapat selalu bekerja secara optimal.

Dari pengujian yang kami lakukan, laptop ini mencatatkan hasil yang baik. Dari PCMark 10, laptop ini meraih skor 3.242 poin.

Menarik melihat grafik dari PCMark 10, prosesor AMD Ryzen 5-5600H pada Asus Vivobook Pro 14 OLED yang kami review, menyuguhkan performa cukup stabil di level tinggi dalam setiap simulasi yang dijalankan. Berikut hasil benchmark Asus Vivobook Pro 14 OLED yang kami lakukan, mencakup storage test dan CPU test:

Baterai 50 WHrs yang disematkan di dalamnya mungkin membuat Asus Vivobook Pro 14 OLED jadi salah satu laptop dengan baterai yang awet. Bagaimana tidak, dari tes yang kami lakukan dengan PCMark Battery Test dengan skema Modern Office, screen on-time yang dicatatkannya adalah 8 jam 28 menit.

Sedangkan untuk dipakai pemakaian normal seperti bekerja, nonton YouTube dan film, mendengarkan musik di Spotify tanpa henti, laptop bisa bertahan sampai 10 jam 37 menit dengan baterai tersisa 16 persen.

Adapun proses charging-nya memang tergolong lama. Butuh waktu 3 jam 49 menit untuk mengisi daya dari 5 persen sampai full dengan kondisi laptop menyala dan aktif digunakan.

Baca juga: Review Asus Vivobook 13 Slate OLED

Rapat online nyaman dengan AI Noise Cancelling

Vivobook Pro 14 OLED dibekali sistem audio khusus dengan teknologi AI Noise Cancelling. Teknologi tersebut dapat meredam suara bising di sekitar pengguna agar suara ketika melakukan conference call atau online meeting terdengar lebih jelas.

Teknologi peredam suara ini bisa diaktifkan melalui aplikasi My Asus. Masuk ke bagian Customization, lalu pilih Audio & Visual. Sesuaikan pengaturan mikrofonnya dengan kebutuhan rapat online.

Kemudian didukung dengan webcam beresolusi HD yang siap digunakan untuk video conference. Untuk menjaga privasi pengguna, kamera ini bisa dilindungi oleh ‘webcam shield’ agar kamera bisa ditutup ketika tidak digunakan.

Kesimpulan

Asus Vivobook Pro 14 OLED berhasil bikin kami betah kerja mobile, di mana saja dan kapan saja. Performanya pas, asyik dan jarang terkendala masalah yang pelik. Say goodbye buat performa ngelag ketika bekerja dengan laptop ini.

Kinerja Asus Vivobook Pro 14 OLED terasa sat set sat set. Memang kalau diuji menggunakan aplikasi benchmark, hasilnya terlihat pas-pasan. Namun angka tidak menggambarkan performa laptop secara utuh, sebab tetap saja pengalaman pengguna yang jadi penentunya.

Sektor baterai dari laptop ini juga sungguh impresif. Sebuah laptop yang bisa tahan sampai 10 jam, bikin kami tenang menjalani pekerjaan sehari-hari walau lupa membawa charger misalnya. Cuma memang, pengisian daya laptop ini terbilang cukup lama.

Kualitas layarnya gak perlu diragukan lagi. Asus OLED berhasil memukau mata kami yang kebetulan suka nonton film atau video berkualitas tinggi. Fitur perintilan di laptop ini juga tak kalah bagusnya, seperti AI Noise Cancellation, sensor sidik jari pada tombol power, hingga keyboard yang empuk dan enak ditekan.

Kendati begitu, memang ada beberapa kekurangan yang harus kalian perhatikan. Pertama, tak ada port USB-C pada laptop ini. Performa pas-pasan pada AMD Ryzen 5-5600H juga harus jadi pertimbangan, sebaiknya kalian ambil saja varian tertinggi dengan AMD Ryzen 7.

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini