
Uzone.id - Oppo Find X9 Ultra adalah salah satu contoh smartphone yang punya segalanya. Desain mewah, layar berkualitas tinggi, spesifikasi dapur pacu yang ‘rata kanan’, baterai jumbo, sampai kamera kelas atas, semuanya ada pada Oppo Find X9 Ultra.
Oppo Find X9 Ultra tampak sempurna memang, tapi apakah memang se-perfect itu dan sebenarnya HP flagship terbaru ini untuk siapa sih? Kami pakai Oppo Find X9 Ultra sebagai perangkat harian selama seminggu penuh, dan kami akan beberkan hasil review lengkapnya kali ini.Sebagai informasi, Oppo Find X9 Ultra menjadi smartphone paling mahal Oppo saat ini dengan harga Rp27.999.000 untuk varian 12/512 GB dan Rp31.999.000 untuk model 16 GB dan memori 1 TB. Jadi, berikut ini review lengkapnya.
Desainnya mirip kamera premium Hasselblad
Oppo Find X9 Ultra punya desain yang mengingatkan kami dengan kamera Hasselblad X2D 100C Earth Explorer Limited Edition. Bukan cuma karena ada logo Hasselblad di bodi belakangnya, tapi juga karena kombinasi warna, material, sampai aura desainnya yang memang terasa seperti kamera compact premium.
Unit yang kami review adalah varian warna Tundra Umber. Bagian belakangnya menggunakan material vegan leather dengan warna gelap, dipadukan aksen copper atau tembaga di beberapa sisi, yang sekilas memang mirip kamera premiumnya Hasselblad.
Kesan kameranya semakin kuat berkat modul kamera berbentuk bulat yang rasanya pas untuk disebut ‘intimidatif’. Modulnya menonjol cukup tebal, serta memuat banyak kamera di dalamnya. Detail kecil yang ‘kamera banget’ adalah tombol khusus berwarna oranye di sisi kanan bodi yang berfungsi sebagai tombol kamera.
Kami suka dengan desain Oppo Find X9 Ultra ini. Oppo beneran tak nanggung buat merancang Find X9 Ultra agar terlihat seperti kamera pocket kelas premium khas Hasselblad. Meski, ada kompromi yang harus diterima oleh penggunanya, yakni dimensi yang bukan untuk semua orang—bulky.
Oppo Find X9 Ultra punya bobot tembus 235 gram dengan ketebalan 9,1 mm, terbilang berat dan tebal untuk sebuah smartphone yang cuma bawa satu layar. Untungnya, material vegan leather di belakang memberikan grip genggaman yang baik, membuatnya tidak terasa licin di tangan.
Tapi tetap saja, kami tak mungkin juga menyebutnya ‘pas digenggam satu tangan’, karena kalau dipakai terlalu lama, bobotnya lumayan bikin pegal tangan juga.
Oppo Find X9 Ultra juga sudah membawa sertifikasi IP68 dan IP69. Artinya, smartphone ini punya ketahanan terhadap debu dan air, termasuk semprotan air bertekanan tinggi. Setidaknya, hal ini memberikan jaminan kalau smartphone ini cocok dipakai untuk eksplorasi di luar ruangan.
Beralih ke layar, Oppo Find X9 Ultra menggunakan panel ProXDR OLED berukuran 6,82 inci dengan resolusi QHD+ atau 3.186 x 1.440 piksel. Layarnya mendukung refresh rate adaptif dari 1Hz sampai 144Hz.
Kualitas layarnya sesuai ekspektasi flagship mahal. Tampilan warna terlihat hidup, kontras tinggi, dan detailnya tajam. Dipakai untuk menonton video, membaca artikel, scrolling media sosial, sampai mengedit foto langsung dari galeri, semuanya nyaman.
Tingkat kecerahannya juga sangat baik. Oppo menyebut layar Find X9 Ultra punya kecerahan 1.800 nits dan peak brightness hingga 3.600 nits. Saat digunakan di luar ruangan, konten di layar masih mudah terlihat.
Dukungan Dolby Vision dan HDR Vivid membuat pengalaman menonton terasa lebih maksimal, terutama saat membuka konten HDR. Selain itu, ada juga 2.160Hz high-frequency PWM dimming yang membantu mengurangi rasa tidak nyaman di mata ketika layar digunakan dalam kondisi minim cahaya.
Satu lagi, layar seluas ini pun dikelilingi bezel yang begitu tipis. Alhasil secara visual, Oppo Find X9 Ultra kasih pengalaman paling oke sejauh ini.
Kini bisa AirDrop ke ekosistem Apple
Salah satu UI berbasis Android yang kami suka, ColorOS 16. Meski ada beberapa elemen desain yang terinspirasi Liquid Glass ala iOS 26, tapi antarmuka sistemnya terasa rapi dan mudah dipahami.
Transisi antar menu juga terbilang halus. Beralih antar aplikasi juga aman banget, semuanya berjalan mulus tanpa kendala yang berarti.
Oppo juga memberikan dukungan software yang cukup panjang untuk Find X9 Ultra. Smartphone ini dijanjikan mendapatkan pembaruan OS selama 5 tahun dan patch keamanan selama 6 tahun. Itu artinya, seandainya smartphone ini tetap awet, kalian bisa memakainya sampai Android 21 atau Android 22 mendatang.
Ada sejumlah fitur AI yang sangat sering kami gunakan di smartphone ini, banyaknya ada di aplikasi Photos. Kalau mau edit gambar, ada menu AI Editor yang menghimpun fitur-fitur lainnya, dari AI Eraser, AI Recompose, AI Portrait Glow, Enhance Quality, Unblur, sampai Remove Reflections.
Kemudian ada juga AI Writer yang membantu penggunanya untuk membuat caption untuk unggahan di media sosial, di mana fitur ini juga mengerti konteks gambar yang akan diunggah. Ada juga fitur yang sering kami gunakan adalah AI VoiceScribe. Tapi, Oppo membatasi kuota transkrip per bulannya, hanya 100 menit saja.
Selain itu, ada AI Mind Space, semacam ruang khusus di ColorOS untuk beberapa fitur berbasis AI. Di AI Mind Space, kalian bisa menyimpan memori, baik berupa screenshot maupun catatan, yang mungkin akan ditanyakan lagi di kemudian hari. Di AI ini juga, terdapat AI Summary yang akan merangkum detail screenshot yang dikirim ke AI Mind Space.
Ada juga AI Mind Pilot. Fitur ini memungkinkan pengguna memanfaatkan lebih dari satu model AI sekaligus, termasuk Gemini dari Google, Perplexity AI, dan ChatGPT.
Satu lagi soal ColorOS 16 di Oppo Find X9 Ultra. Smartphone ini sudah bisa Quick Share ke ekosistem Apple. Jadi, tinggal pilih saja file yang mau dikirim via Quick Share, pastikan AirDrop di perangkat Apple juga sudah menyala, dan tinggal kirim saja file-nya tanpa aplikasi tambahan.
Performa kencang, baterai bisa tahan sehari
Sesuai namanya, performa smartphone ini juga ultra kencangnya. Oppo kasih spesifikasi ‘rata kanan’ pada Find X9 Ultra.
Oppo Find X9 Ultra ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5, chipset 3nm yang menggunakan CPU Oryon generasi ketiga. Konfigurasi CPU-nya terdiri dari 2x prime-core Oryon V3 Phoenix L dengan clock-speed sampai 4,6 GHz dan 6x performance-core Oryon V3 Phoenix M pada kecepatan 3,62 GHz.
Sementara untuk kebutuhan grafis, smartphone ini mengandalkan GPU Adreno 840, yang diklaim punya performa 23 persen lebih tinggi dengan 20 persen lebih efisiensi daya dibanding sebelumnya.
Artinya, di atas kertas, Oppo Find X9 Ultra sudah mumpuni untuk menangani kebutuhan gaming berat, editing foto dan video, multitasking, sampai menjalankan fitur berbasis AI.
Ditambah, smartphone ini juga sudah memiliki RAM 12 GB atau 16 GB dengan penyimpanan internal 512 GB atau 1 TB. Jenis RAM yang digunakan adalah LPDDR5X dan untuk penyimpanan menggunakan jenis UFS 4.1, sehingga proses membuka aplikasi, menyimpan file besar, sampai memindahkan data akan terasa sangat cepat.
Pertanyaannya sekarang, seberapa kencang performa Oppo Find X9 Ultra di aplikasi benchmark? Berikut detailnya:
AnTuTu Benchmark v11: 3.869.805 poin
Geekbench 6 CPU: 3.558 poin (single-core), 10.337 poin (multi-core)
Geekbench 6 GPU: 23.985 poin
3DMark Wild Life Stress Test: 25.496 poin (best loop), 12.111 poin (lowest loop), stability: 47,5 persen
Dari pengujian yang kami lakukan, Oppo Find X9 Ultra memang punya performa yang sangat tinggi. Lancar banget buat buka aplikasi, berpindah antar aplikasi atau menu, memproses foto, atau menjalankan berbagai tugas termasuk gaming.
Namun, ada catatan besar pada stabilitas performa grafisnya saat menjalankan tugas yang berat. Di 3DMark Wild Life Stress Test, Oppo Find X9 Ultra mencatat best loop score 25.496 poin dan lowest loop score 12.111 poin, dengan stability 47,5 persen.
Dari data monitoring pun, suhu perangkat naik dari 28 derajat Celcius ke 46 derajat Celcius, sementara frame rate bergerak di rentang 46 FPS sampai 190 FPS.
Artinya, Oppo Find X9 Ultra memang bisa sangat kencang performanya. Tapi, kinerja puncak tersebut tetap dibarengi panas yang terasa ketika perangkat dipaksa bekerja ekstrem.
Dari simulasi Wild Life Stress Test, smartphone ini kasih frame rate yang tinggi, namun bisa anjlok sampai kurang dari 60 FPS bila suhunya naik signifikan.
Sebenarnya, penurunan ini wajar untuk smartphone flagship dengan chipset sekencang ini. Kinerjanya yang ditekan habis-habisan oleh sistem bertujuan untuk mencegah terjadinya overheat, yang nantinya akan berdampak pada beberapa masalah, dari kinerja yang tiba-tiba nge-lag, restart otomatis, dan masalah lainnya.
Bicara baterai, Oppo Find X9 Ultra ditopang baterai 7.050 mAh, yang sebenarnya lebih kecil dari Oppo Find X9 Pro dengan kapasitas 7.500 mAh.
Sepekan lebih menggunakannya sebagai perangkat harian, rata-rata screen on-time yang kami dapatkan berada di kisaran 5 jam 10 menit, sementara screen of active-nya tercatat sekitar 4 jam 4 menit.
Dan ada salah satu siklus pemakaian, Oppo Find X9 Ultra bisa aktif lebih dari satu hari sejak terakhir kali diisi penuh, itupun baterai yang tersisa tinggal 10 persen.
Perlu dicatat juga, selama masa review, pola penggunaan kami cukup berat. Oppo Find X9 Ultra banyak dipakai untuk mengambil foto dan video, membuka kamera dalam waktu lama, menjalankan benchmark, scrolling media sosial, chatting, browsing, streaming film, sampai bermain game.
Untuk pengisian daya, Oppo Find X9 Ultra mendukung 100W SuperVOOC dan 50W AirVOOC. Smartphone ini juga mendukung reverse wired charging dan reverse wireless charging, sehingga bisa dipakai untuk mengisi daya perangkat lain seperti TWS atau aksesori kecil saat dibutuhkan.
Dengan charger 100W SuperVOOC, pengisian daya Oppo Find X9 Ultra dari 1 persen ke 100 persen bisa selesai dalam waktu sekitar 45 menit.
Kamera bagus banget!
Kamera jadi kelebihan utama yang kami suka dari Oppo FInd X9 Ultra. Spesifikasi dan kualitasnya memang membuat smartphone ini layak menyandang nama ‘Ultra’ di belakangnya.
Keunggulan Oppo Find X9 Ultra bukan cuma karena ada logo Hasselblad saja, tapi karena kameranya memiliki konfigurasi lengkap untuk berbagai kebutuhan foto.
Oppo Find X9 Ultra membawa kamera ultrawide 50 MP, kamera utama 200 MP f/1.5 dengan OIS, kamera periscope telephoto 200 MP f/2.2 dengan OIS, kamera periscope telephoto 50 MP f/3.5 dengan OIS, serta kamera monochrome 3,2 MP. Di depan, ada kamera selfie 50 MP yang sudah mendukung autofokus.
Kamera utamanya menggunakan sensor Sony LYTIA 901 dengan focal length setara 23mm. Sudut pandangnya lebih pas dan familiar buat fotografi harian, semisal untuk memotret gedung, jalanan, cityscape, makanan, sampai momen candid.
Dalam kondisi cahaya terang, kamera utama Oppo Find X9 Ultra mampu menghasilkan foto yang tajam, bersih, dan matang. Detail pada gedung, kaca, garis bangunan, sampai area bayangan masih terlihat rapi. Warna juga cenderung hidup, dengan kontras yang cukup tegas.
Karakter Hasselblad di kamera ini juga berasa banget—dramatis, di mana foto terlihat siap unggah tanpa perlu banyak edit. Ini bisa jadi kelebihan buat pengguna yang ingin hasil foto langsung enak dilihat dari galeri.
Dynamic range-nya juga luas. Saat memotret area dengan kontras tinggi, seperti gedung terang dengan bayangan gelap atau air terjun buatan dengan highlight yang kuat, kamera Oppo Find X9 Ultra masih bisa menjaga detail dengan baik. Area terang tidak gampang over brightness, sementara bagian gelap tidak langsung kehilangan tekstur.
Di kamera utama, Oppo Find X9 Ultra juga menyediakan focal length 35mm. Hasilnya tetap bagus, dengan detail tajam, warna matang, dan kontras yang kuat.
Tapi karena focal length utama ponsel ini berada di 23mm, karakter 35mm di Oppo lebih terasa sebagai crop lanjutan dari kamera utama. Tetap usable, hanya saja feel-nya memang tidak se-natural kamera dengan lensa utama 35mm murni seperti Vivo X300 Ultra yang juga sempat kami review.
Kamera ultrawide-nya juga termasuk salah satu yang paling enak dipakai di kelas flagship. Focal length 14mm memberi sudut pandang yang luas untuk foto gedung tinggi, interior, cityscape, atau pemandangan. Dalam kondisi siang hari, hasilnya terlihat cerah dan punchy. Langit biru dibuat lebih hidup, awan terlihat kontras, dan warna gedung tampil lebih pop.
Di dalam ruangan, ultrawide Oppo Find X9 Ultra masih bisa menjaga foto tetap terang. Tone-nya sedikit hangat, tapi tetap nyaman dilihat. Detail objek kecil, pantulan cahaya, dan tekstur ruangan masih tertangkap dengan baik, meski tentu kamera utama tetap jadi pilihan terbaik kalau ingin hasil paling tajam.
Saat malam hari, kamera ultrawide-nya masih bisa diandalkan. Gedung tetap terlihat terang, lampu kota tampil hidup, dan noise masih cukup terkendali. Hasilnya memang cenderung dibuat dramatis, tapi tidak sampai terasa berlebihan.
Masuk ke kamera telephoto, inilah yang jadi kelebihan utama dari kamera Oppo Find X9 Ultra. Smartphone ini memberikan fleksibilitas yang sangat menyenangkan buat motret di mode tele.
Ada beberapa pilihan focal length yang bisa dipakai, mulai dari 47mm, 70mm, 85mm, 139mm, sampai 230mm. Buat pengguna yang suka portrait, foto detail, atau motret objek dari jauh, rentang kamera seperti ini jelas sangat membantu.
Di 47mm, Oppo Find X9 Ultra sudah masuk ke area yang nyaman untuk portrait ringan. Bidang gambar lebih rapat dari kamera utama, perspektif wajah terlihat lebih natural, dan background punya kompresi yang lebih enak. Saat dipakai memotret orang di luar ruangan, separasi antara subjek dan latar terlihat rapi, sementara suasana di belakangnya masih tetap terasa.
Untuk portrait, hasilnya cenderung cerah dan bersih. Wajah subjek dibuat terang, warna kulit cukup halus, dan efek blur di background tidak terlalu berlebihan.
Di focal length 70mm, lensa periscope telephoto 200 MP-nya memang menawarkan perbesaran standar di rentang ini. Alhasil, gambarnya pun terlihat tajam, bersih, dan punya detail yang solid.
Saat memotret objek seperti gedung, air terjun buatan, atau detail kota dari jarak menengah, garis bangunan dan tekstur objek masih tertangkap dengan baik. Karakter warnanya pun tetap khas, yakni cerah dan sedikit punchy.
Di 85mm, kamera Oppo Find X9 Ultra memberikan sudut pandang portrait yang lebih klasik. Kompresi background terasa lebih kuat, sehingga subjek terlihat lebih menonjol dari latar.
Saat digunakan untuk memotret manusia, detail wajah, rambut, dan pakaian masih dijaga dengan baik. Separasi subjek juga cukup rapi, tanpa efek blur yang terlihat terlalu kasar.
Untuk foto gedung atau objek jauh di malam hari, 85mm juga masih solid. Lampu gedung tetap terang, garis bangunan masih terlihat tegas, dan noise di area gelap cukup terkendali. Hanya saja, di kondisi malam, tangan harus lebih stabil agar detailnya tetap maksimal.
Di rentang 139mm, Oppo Find X9 Ultra kembali menunjukkan kemampuan zoom yang meyakinkan. Detail jendela, panel kaca, balkon, sampai struktur bangunan masih bisa ditangkap dengan rapi. Warna keseluruhan juga cenderung natural, tidak selalu dibuat terlalu pekat.
Focal length ini juga menarik untuk portrait close-up. Wajah terlihat tajam, skin tone lembut, dan background dibuat blur dengan transisi yang cukup natural. Detail rambut, mata, tekstur kulit, sampai pakaian masih dipertahankan tanpa terlihat terlalu diproses berlebihan.
Yang paling menarik tentu kamera ultra telephoto 230mm. Di level zoom ini, Oppo Find X9 Ultra masih mampu menjaga detail dengan baik untuk ukuran smartphone. Objek jauh seperti gedung, rel kereta, Monas, atau detail kota masih bisa terlihat jelas, terutama saat kondisi cahaya mendukung.
Saat memotret cityscape dengan langit senja, kamera 230mm Oppo Find X9 Ultra mampu menghasilkan warna yang hangat dan dramatis. Siluet gedung, awan gelap, sampai gradasi langit masih terasa menarik. Dynamic range-nya juga cukup bagus, meski area bawah kota kadang dibuat lebih gelap demi menjaga suasana senja.
Kamera selfie 50 MP di Oppo Find X9 Ultra juga tidak sekadar pelengkap. Hasilnya tajam, cerah, dan cukup natural. Dalam kondisi backlight, wajah masih bisa terlihat jelas tanpa membuat background benar-benar hilang.
Warna kulit pun tidak dibuat terlalu berlebihan, detail wajah masih cukup terjaga, dan hasil akhirnya tetap enak untuk langsung dibagikan ke media sosial.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, buat kami, Oppo Find X9 Ultra adalah flagship yang benar-benar terasa ‘Ultra’. Desainnya mewah, layarnya sangat bagus, performanya kencang, baterainya awet, dan kameranya menjadi salah satu yang paling fleksibel di kelas flagship saat ini.
Kolaborasi dengan Hasselblad juga bukan sekadar tempelan logo, karena karakter fotonya memang terasa matang, dramatis, dan siap pakai untuk banyak kondisi.
Tapi dengan harga mulai Rp27.999.000, Oppo Find X9 Ultra jelas bukan smartphone untuk semua orang. Smartphone ini nyaris sempurna memang, di samping beberapa catatan saja pada bodi dan performa grafisnya yang bisa turun saat dipaksa bekerja ekstrem.
Namun, kalau kalian hanya mencari smartphone yang sekadar kencang dan kamera yang bagus, agaknya Oppo Find X9 Ultra terasa terlalu berlebihan.
Buat kami, Oppo Find X9 Ultra paling cocok untuk pengguna yang memang serius memakai HP sebagai perangkat utama untuk foto, video, kerja, dan hiburan.
Misalnya kreator konten, traveler, pekerja kreatif, atau pengguna yang ingin satu perangkat flagship dengan kamera lengkap, layar sangat bagus, performa kencang, baterai besar, dan fitur AI yang benar-benar kepakai sehari-hari. Jadi, apakah kalian termasuk ke tipikal pengguna seperti itu?