icon-category Gadget

Review Samsung Galaxy Tab S9 Ultra: Memang Pas Jadi Pengganti Laptop

Uzone.id - Banyak brand mengeluarkan tablet andalannya dengan membawa gimmick 'fitur yang menyerupai laptop berbasis Windows'. Tapi beda dengan Samsung Galaxy Tab S9 Ultra, tablet ini gak usah disebut menyerupai laptop lagi, wong ukurannya juga lebih besar dari laptop 14 inci pada umumnya.

Samsung Galaxy Tab S9 Ultra merupakan seri tablet dengan spesifikasi paling tinggi yang dikenalkan Samsung pada gelaran Galaxy Unpacked 2023 lalu. Harganya pun paling mahal, tapi sebanding dengan spesifikasi, fitur, dan kemudahan yang ditawarkannya.

Tim Uzone.id sudah menggunakannya sebagai daily driver untuk bekerja, ngonten, maupun gaming. Berikut ulasan lengkap kami dalam review Samsung Galaxy Tab S9 Ultra sebagai referensi bagi kalian sebelum membelinya.

Minim ubahan desain

alt-img

Form factor tablet ini sangat identik dengan generasi yang lalu. Ketebalannya tetap 5,5 mm, tapi bobotnya agak lebih berat menjadi 732 gram. Bayangin, tablet nyaris sekilo beratnya, hampir menyerupai laptop tipis yang saat ini berbobot di bawah 1 kg.

Sebenarnya gimana perspektif sih soal bobot ini. Kalau dibandingin sama laptop, jelas Samsung Galaxy Tab S9 Ultra lebih enak dibawa kemana-mana. Cuma kalau di-compare dengan tablet Android lainnya, tentu perangkat ini tergolong berat. 

Butuh dua tangan untuk memegang maupun mengoperasikannya. Kayak buah simalakama, ukurannya jadi kekuatan tapi juga kelemahan dari tablet ini.

Secara desain, ubahannya minor sebenarnya. Perbedaan signifikan cuma ada pada bentuk bingkai kamera. Sekarang desainnya frame-less, cuma ada dua lingkaran kamera saja di bagian belakang. 

Tablet pertama dengan IP68

alt-img

Okelah secara tampilan ubahannya minor. Tapi secara daya tahan atau build quality, jauh lebih baik. 

Kini, seluruh varian Galaxy Tab S9 Series dan S Pen sudah mengantongi rating IP68 tahan air dan debu, fitur yang gak ada di Samsung Galaxy Tab S8 Series sebelumnya.

Kalau kalian niat sih, tablet ini bisa diajak berenang sampai kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Tapi siapa juga yang mau bawa tablet ke dalam air kan?

Terus, apa fungsinya? Well, fungsi IP68 ini lebih memberikan worry free buat pengguna. Karena perangkat ini cocoknya dipakai buat kerja mobile, pasti ada aja kejadian seperti ketumpahan air, kena hujan, dan sebagainya. Nah setidaknya dengan sertifikasi ini, tablet tetap aman dan gak akan bermasalah.

Layar memukau dengan Vision Booster

alt-img

Layar yang luas adalah salah satu nilai jual utama dari Samsung Galaxy Tab S9 Ultra. Panelnya Dynamic AMOLED 2X sekuas 14,6 inci dengan resolusi QHD+ atau 2.960 x 1.848 piksel yang jelas memberikan kualitas gambar menakjubkan.

Refresh rate layar ini mencapai 120Hz dan adaptif, sehingga tetap memberi sensasi mulus untuk setiap skenario penggunaan, dan tentu tidak membebani baterai secara signifikan. 

Bikin eyegasm emang layar Samsung Galaxy Tab S9 Ultra ini. Layarnya cerah, gak bikin sakit mata, resolusinya tinggi, jernih, warnanya pun detail.

Dengan HDR10+ serta Vision Booster pula, kalian bisa nonton YouTube di resolusi tertinggi dengan mode HDR aktif. Nonton Netflix? Bisa Full HD, karena ada sertifikat Widevine L1 pada tablet ini.

Main game juga memuaskan. Genshin Impact, Seal M, Call of Duty Mobile, semuanya bisa ditampilkan di resolusi tertinggi, frame rate stabil, dan warna yang tajam.

Masukan dari desainer grafis Uzone pun, tablet ini memuaskannya buat ngegambar. Ditambah S Pen dengan sensitivitas tekanan yang begitu baik, menggoreskan berbagai ide pada kanvas di tablet ini, membuatnya bisa menggambar dengan kedalaman warna yang presisi.

Audio menggelegar

alt-img

Ada empat speaker di Samsung Galaxy Tab S9 Ultra, dan semua di-tuning oleh AKG Harman dan mendukung fitur Dolby Atmos. Satu kata buat audio tablet ini, menggelegar!

Speaker tablet ini menghasilkan suara yang keras, dentuman bass-nya juga lumayan empuk di telinga. Dengerin lagi di Spotify, nonton film action di Netflix atau Disney+ Hotstar, gak perlu pake speaker bluetooth lagi, cukup speaker bawaannya saja dan diset ke level maksimal. 

Ya, diatur ke 100 persen, suaranya gak pecah. Demikian juga buat gaming, kualitasnya gak main-main. 

Samsung DeX dengan sensasi mirip laptop Windows

alt-img

Samsung Galaxy Tab S9 Ultra sudah berjalan di One UI 5.1.1 berbasis Android 13. Impresi kami terkait OS ini, lenih responsif, tak ada bloatware, bebas iklan (pastinya), dan lebih smooth dibandingkan sebelumnya. 

Namun yang jadi highlight dari OS ini justru Samsung DeX. Ini baru tablet rasa laptop, terbukti dengan nyamannya kami setelah menggantikan laptop Windows 14 inci yang biasa dipakai bekerja dengan tablet ini.

Dikombinasikan dengan keyboard bawaan yang dirilis Samsung, berpindah dari mode Android ke mode laptop, tinggal tekan tombol Fn + DeX saja.

Setelah beralih, sensasi laptop Windows beneran kami dapatkan di Samsung Galaxy Tab S9 Ultra. Membuka banyak aplikasi sekaligus seperti laptop umumnya, bisa banget.

Semuanya berjalan lho, gak ada yang di-freeze atau berhenti berjalan saat kami membuka aplikasi lainnya. Begitu juga dengan game, kalian bisa main lebih dari satu game bersamaan!

Dengan rasio yang sudah disesuaikan, sebenarnya bisa empat aplikasi yang bisa dibuka bersamaan. Tapi, kalian bisa membuka lebih banyak lagi dengan ukuran jendela aplikasi yang bisa disesuaikan sendiri.

alt-img

Oiya, taskbar di Samsung DeX juga dapat memuat banyak aplikasi sekaligus. Kalian bisa menaruh aplikasi-aplikasi favorit agar lebih gampang diakses di mode laptop ini.

Pertanyaan yang sering ditanyakan nih, kalau buka browser atau aplikasi, tampilannya mobile based atau desktop? Jawabannya, desktop jika mengakses situs dengan browser Edge dan mobile jika memuat browser atau membuka aplikasi Google maupun lainnya.

Di keyboard sendiri, ada touchpad dengan fungsi yang sangat mirip dengan laptop. Drag and drop file, copy-paste, dan fungsi-fungsi standar lainnya, bisa dilakukan di touchpad ini. 

Menurut pengalaman kami, Samsung DeX memang salah satu fitur utama dari tablet ini. Kami beneran bisa move on dari laptop Windows ke tablet ini buat bekerja. 

Performa mumpuni dengan Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy

alt-img

Samsung Galaxy Tab S9 Ultra ditenagai oleh salah satu prosesor paling ngebut saat ini, Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy. Paling kencang, lantaran clock-speed chipset ini mencapai 3,36 GHz, lebih cepat 0,16 GHz dari Snapdragon 8 Gen 2 standar. 

Tablet yang kami gunakan merupakan varian terendah dengan RAM 12 GB serta penyimpanan internal sebesar 256 GB. Kurang memang kapasitas penyimpanannya, tapi kalian bisa menambahkan microSD hingga 1 TB pada tablet ini.

Mengingat prosesornya generasi terbaru, maka RAM tablet ini berjenis LPDDR5X dan memori penyimpanan berjenis UFS 4.0. Teknologi ini lebih baru, dan cuma segelintir perangkat saja yang baru mengadopsinya.

RAM LPDDR5X jauh lebih kencang dibanding LPDDR5 apalagi LPDDR4X, sementara UFS 4.0 punya write dan read speed yang lebih kencang ketimbang UFS 3.1. Gunanya apa?

Sederhananya, booting tablet ini akan lebih cepat. Gak bakal lama-lama di logo Android atau Samsung Galaxy di awal. Proses membuka aplikasi juga lebih cepat, makanya 3 atau 4 aplikasi berjalan sekaligus pun bukan jadi masalah buat tablet ini.

Buat gamer, UFS 4.0 juga berguna, terutama bagi mereka yang sering bermain game dengan grafis AAA. Game kelas atas biasanya memiliki tekstur yang kompleks, dan tekstur tersebut akan dimuat dengan lebih cepat, meningkatkan experience gaming juga.

Kami sudah menjajal beberapa benchmark untuk menguji performa Samsung Galaxy Tab S9 Ultra. Di AnTuTu Benchmark saja, skornya mencapai 1.574.283 poin, dan ini adalah skor tertinggi buat sebuah tablet.

alt-img

Skornya bahkan bisa mengalahkan Asus ROG Phone 7, ponsel gaming yang sempat kami uji sebelumnya di AnTuTu Benchmark versi yang sama. Kami rasa, performa Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy beneran terlihat signifikan di tablet premium Samsung ini. 

Hanya saja, tipikal prosesor flagship dengan clock-speed tinggi yang cenderung kurang stabil saat ‘disiksa’ dalam durasi tertentu, kelihatan juga di tablet ini.

Diuji stabilitasnya di 3DMark Wild Life Stress Test dan Extreme Stress Test, stabilitas tablet ini gak lebih dari 80 persen. 

alt-img

Di Wild Life Stress Test misalnya, stabilitas performanya hanya 65,3 persen dengan skor terbaik mencapai 10.746 poin. Beda hal dengan pengujian Extreme, stabilitasnya meningkat menjadi 76 persen dengan skor terbaiknya 2.732 poin, dimana frame rate tertinggi menyentuh titik 22 FPS. 

alt-img

Tapi secara overall, performa Samsung Galaxy Tab S9 Ultra memang patut diacungi jempol. Kinerjanya tidak mengecewakan, performanya tidak pernah melambat, walau berdasarkan benchmark memang terpantau kurang stabil.

Dengan kinerjanya yang tinggi, bisa dibilang kalau Samsung Galaxy tab S9 Ultra adalah salah satu tablet Android dengan performa paling kuat saat ini. 

Baterai awet

alt-img

Samsung Galaxy Tab S9 Ultra sudah disokong oleh baterai dengan kapasitas 11.200 mAh yang mendukung fast charging 45W. Berbekal Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy yang efisiensi dayanya tinggi, screen on-time tablet ini benar-benar memukau kami.

Kalau laptop paling bisa tahan 4 jam harus ngecas lagi, sehingga untuk kerja, wajib banget bawa chargeran, tapi tidak dengan Samsung Galaxy Tab S9 Ultra.

Kerja, ya gak perlu khawatir baterainya bakal boncos. Tablet ini bisa bertahan seharian tanpa harus ngecas. 

Dan kalaupun perlu ngecas, chargernya sama dengan smartphone, jadi gak perlu ribet-ribet bawa dua charger yang berbeda dalam satu tas.

Paling yang jadi PR, ketiadaan adaptor charger dalam paket pembelian yang ‘memaksa’ konsumen untuk membeli adaptor 45W jika ingin merasakan potensi fast charging dengan maksimal. 

Tablet dengan empat kamera

alt-img

Samsung Galaxy Tab S9 Ultra punya sepasang kamera kamera 13 MP dan 8 MP di belakang. Lensanya masing-masing wide dan ultrawide.

Sedangkan di depan, ada sepasang kamera 12 MP juga yang ditempatkan pada notch atau poni di atas layar (jika tablet diposisikan landscape). 

Kalau kalian ngebandingin kualitas kameranya dengan smartphone, jelas kalah jauh. Buat kami, kamera tablet ini ya dibutuhkan untuk keperluan kerjaan, bukan untuk mengabadikan gambar lalu mempostingnya ke media sosial.

Misalnya, scanning dokumen. Dengan One UI 5.1.1 yang baru, scan dokumen jauh lebih mudah, karena sistem kamera akan langsung mengenali jenis dokumen yang akan dipindai.

Memindai laporan dengan kertas A4 atau F4 misalnya, aspek rasio scanning langsung akan disesuaikan. Memindai dokumen seperti KTP, kartu SIM, atau pas foto, aspek rasionya juga otomatis akan disesuaikan.

Khusus buat scan dokumen, kalian juga bisa copy-paste tulisan di dokumen yang dipindai ke lembar dokumen yang baru, baik itu di Samsung Notes, Microsoft Word atau Google Docs. 

Kesimpulan

alt-img

Pertanyaan yang mungkin bakal disinggung oleh banyak orang, buat siapa sebenarnya Samsung Galaxy Tab S9 Ultra ini? Dan apakah benar-benar bisa menggantikan laptop? 

Pertama yang harus kalian ketahui, tablet ini dibanderol mulai Rp19,9 jutaan untuk varian 12/256 GB dan Rp21,9 jutaan untuk versi 12/512 GB. 

Harga yang mahal buat sebagian besar orang, dan jika dibandingkan dengan laptop, pastinya ada pilihan laptop 14 inci dengan harga Rp5 jutaan, empat kali lipat lebih murah dari tablet ini.

Namun tablet ini memberikan tiga hal menurut kami (setidaknya) fitur yang sulit ditawarkan oleh laptop berbasis Windows, yang mungkin saja jadi pertimbangan buat kalian untuk meminangnya.

Pertama, tablet ini punya baterai dengan daya tahan yang jauh lebih baik ketimbang laptop. Dengan kondisi baterai penuh, kami bisa menggunakannya bekerja berjam-jam, minimal banget dari jam 9 pagi ke 5 sore tanpa ngecas sekalipun.

Kedua, kemudahan dalam mengakses aplikasi dan tentu saja keamanannya. Windows dengan segala kelebihannya, tetap saja mengharuskan pengguna untuk install aplikasi penting via third party yang belum jelas keamanannya.

Namun Android, semuanya bersatu di Google Play Store. Aplikasi atau game apapun ada di sini, meski ditampilkan dalam mode mobile based.

Dan ketiga, tablet ini bisa tersambung ke jaringan seluler. Kalian gak perlu nyari-nyari koneksi WiFi untuk terhubung ke internet, upload data ke Google Drive, main game online, dan sebagainya. Laptop? Baru segelintir perangkat saja dengan dukungan jaringan seluler sejauh ini.

Dan sebenarnya, buat siapa Samsung Galaxy Tab S9 Ultra ini? Pastinya buat orang-orang yang butuh perangkat untuk menunjang kerja mobile mereka, pengguna dengan tipikal work from anywhere.

Tablet ini juga cocok untuk seorang kreator konten untuk menuangkan berbagai idenya ke dalam kanvas layar menggunakan S Pen yang kemampuannya jauh lebih baik.

Soal mahal, sebenarnya relatif. Tapi terbilang adil dengan spesifikasi, fitur, dan kemampuan keseluruhan yang ditawarkan oleh tablet premium Samsung ini.

Biar gak ketinggalan informasi menarik lainnya, ikuti kami di channel Google News dan Whatsapp berikut ini.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini