icon-category Health

Mengapa Tidak Boleh Mencuci Ayam Mentah Sebelum Memasaknya?

  • 16 Jul 2018 WIB
  • Bagikan :

    Uzone.id - Saat hendak membuat ayam goreng, opor, atau makanan lain dari ayam, kamu tentu akan mencuci ayam mentah terlebih dahulu. Kamu barangkali berpikir bahwa tindakan ini perlu dilakukan supaya kondisi ayam bersih sebelum dimasak.

    Namun apakah ini merupakan tindakan tepat? Atau kuman dari ayam mentah justru dapat menyebar ke sekitar wastafel dapur?

    Mengutip Reader’s Digest, para profesional di bidang kesehatan dan keamanan justru menyarankan untuk menghindari mencuci ayam mentah.

    via GIPHY

    Baca: Kata Siapa Kerja dari Rumah Itu Asyik dan Enggak Bikin Stres?

    Banyak orang mungkin berpikir bahwa ayam mentah dipenuhi banyak bakteri. Namun, mencuci ayam mentah menggunakan air tidak dapat membasmi bakteri, seperti campylobacter atau salmonella—yang merupakan bakteri penyebab diare.

    Mencuci ayam mentah justru dapat meningkatkan penyebaran bakteri dan risiko kontaminasi silang (perpindahan bakteri dari bahan makanan ke peralatan dapur, dan lainnya).

    Menurut Departemen Kesehatan Nasional (National Health Service) di Inggris, cipratan dari air untuk mencuci ayam mentah dapat menyebarkan bakteri ke sekitar wastafel, perabot dapur, bahkan pakaian kamu.

    via GIPHY

    Baca: Minum Teh Hijau Bikin Berat Badan Turun, Benarkah? 

    Departemen Pertanian Amerika Serikat (United States Department of Agriculture) menyatakan bahwa satu-satunya cara yang pasti untuk menghilangkan bakteri pada ayam mentah, yaitu dengan memasaknya pada suhu yang tepat. Aturan ini juga berlaku untuk daging dan ikan.

    Bila kamu tetap memutuskan untuk meneruskan kebiasaan mencuci ayam mentah, kamu perlu melakukan hal-hal yang mungkin agak merepotkan setelahnya.

    Kamu harus membersihkan permukaan tempat mencuci ayam mentah, area yang mungkin terkena percikan, dan mencuci tangan secara menyeluruh.

    Ini semua penting untuk mencegah kontaminasi silang. Bila tidak melakukannya, kamu dan keluarga mungkin saja menderita penyakit akibat keracunan makanan.

     

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini