home ×
Digilife

Siapa Kim Beom-su ? Pendiri KakaoTalk Siap Sumbangkan Setengah Kekayaannya

13 February 2021 By
Siapa Kim Beom-su ? Pendiri KakaoTalk Siap Sumbangkan Setengah Kekayaannya
Share
Share
Share
Share

Kim Beom-su (Foto: Korea Herald)

Uzone.id - Kim Beom-su, pendiri aplikasi perpesanan KakaoTalk, telah berjanji untuk menyumbangkan lebih dari setengah kekayaannya untuk membantu "memecahkan masalah sosial."

Kim saat ini memiliki harta sekitar USD9,4 miliar atau sekitar Rp131,6 triliun (kurs Rp14.000 per USD1) telah membuat janji dalam pesan yang dikirim ke karyawan, baru-baru ini.

"Saya berjanji untuk menyumbangkan lebih dari setengah aset saya sepanjang hidup saya untuk menyelesaikan masalah sosial," tulisnya.

Meskipun rincian donasinya masih "pada tahap awal", Kim berencana untuk membuat janji resmi untuk "menemukan dan membantu orang-orang yang sulit didekati Kakao untuk memecahkan masalah sosial."

BACA JUGA: Ramalan Terbaru Bill Gates, Ada Dua Bencana Besar di Masa Depan

KakaoTalk sendiri jadi aplikasi perpesanan paling populer di Korea Selatan dan telah digunakan lebih banyak lagi sejak pandemi Covid-19 yang mempengaruhi jutaan orang Korea Selatan.

Siapa Kim Beom-su?

Kim berasal dari lingkungan berpenghasilan rendah, dan dia adalah orang pertama dari delapan bersaudara yang kuliah di universitas. Dia menggunakan uang yang dia peroleh dari les.

Kim pertama kali bekerja untuk Samsung dalam mengembangkan layanan komunikasi online.

Dia lalu meninggalkan Samsung setelah lima tahun bekerja untuk membuka kafe internet, tempat dia mengembangkan permainan kasino online.

Kim menemukan kesuksesan dalam bisnis ini dan bergabung dengan Naver untuk membuat NHN, perusahaan internet terbesar di Korea Selatan.

Kim pindah ke Silicon Valley pada tahun 2007 dan mulai mengembangkan aplikasi untuk iPhone Apple.

Dia kemudian mendirikan KakaoTalk pada tahun 2010. Aplikasi ini menjadi populer di Korea Selatan, dan sekitar tiga perempat populasi negara itu sekarang menggunakan KakaoTalk untuk berkomunikasi.

Perusahaan Kim juga bergabung dengan pesaing utama NHN, Daum Communications, setelah itu membeli Path, aplikasi jejaring sosial Amerika.

Menjadi satu-satunya miliarder Korea Selatan yang tidak mewarisi kekayaan, Kim telah menjadi pembicara populer di negaranya.

Kim juga telah membuat tujuan pribadi untuk membantu pengembangan 100 perusahaan rintisan teknologi. (Next Shark)

 

VIDEO Realme Watch S Pro Review, Sejutaan Bisa Mantau Covid

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Related Article