icon-category Telco

Smartfren Siapkan Ekosistem Teknologi Digital Terintegrasi

  • 14 Jul 2022 WIB
  • Bagikan :

    Uzone.id – Tak cuma persoalan menyediakan akses internet dan telekomunikasi serba cepat dan terbaru, Smartfren nyatanya ingin menjadi game changer di sektor teknologi digital Indonesia melalui ekosistem yang terintegrasi dan saling bersinergi.

    Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys mengatakan kalau perusahaan terus tumbuh bertumbuh dan tahun ini adalah momentum memasuki era transformasi digital.

    Di tempat yang sama, Board Member Sinar Mas sebagai induk usaha Smartfren, Franky Oesman Widjaja menambahkan bahwa pentingnya digitalisasi guna mengoptimalkan bisnis, dengan cara menghubungkan berbagai kebutuhan dari berbagai titik pemangku kepentingan.

    Baca juga: Ini Jajaran Direksi dan Komisaris Smartfren Usai RUPST

    “Ini tentang bagaimana Indonesia bisa betul-betul masuk ke era digitalisasi yang full scale. Indonesia beruntung karena sudah punya roadmap di depan, seperti Jepang, Korea, China, semua ini sudah 6-7 tahun di muka. Jadi kita bisa betul-betul akselerasi tanpa banyak menghabiskan tenaga belajar dari awal, sehingga bisa lebih cepat,” ujar Franky dalam diskusi ‘The Game Changer in Tech & Digital Sectors’ pada 12 Juli 2022.

    Dari sini, digital infrastructure platform dari Smartfren hadir untuk menunjang keseluruhan ekosistem digital, mulai dari jaringan fiber optic dan fiber to the home (FTTH), infrastruktur mobile broadband, hingga pusat data terintegrasi.

    Ini semua sedang dibangun untuk mendukung banyak lini solusi digital yang dimiliki perusahaan, seperti startup, media baru yang memanfaatkan teknologi streaming, hingga teknologi keuangan.

    Baca juga: Gaet Genesis Dogma dan Infinix, Smartfren Gelar Turnamen eSports

    “Di tahun 2021, pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai bergerak menuju ke arah pemulihan. Di proses ini, perusahaan mampu menunjukan performa yang baik. Per 31 Desember 2021, perusahaan mencatat pertumbuhan 11 persen dari pendapatan 2020, sekitar Rp9,4 triliun menjadi Rp10,5 triliun di 2021,” pungkas Wakil Presiden Komisaris Smartfren, Ferry Salman.

    Diketahui, Smartfren sejauh ini sudah memiliki 42.500 BTS 4G yang tersebar di 220 kota seluruh Indonesia. Smartfren juga dikenal sebagai pelopor inovasi produk seperti VoLTE dan SIM Digital (eSIM).

    Dengan menghadirkan ekosistem teknologi digital yang terintegrasi, tandanya Smartfren ingin turut berkontribusi dalam akselerasi digitalisasi banyak pihak yang dapat memanfaatkan kemajuan teknologi agar menunjang perekonomian negara.

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini