icon-category Gadget

Spesifikasi dan Harga 'Ponsel Transparan' Nothing Phone (1)

Uzone.id - Ponsel pertama dari Nothing akhirnya diperkenalkan. Bernama Nothing Phone (1), smartphone ini ditopang spesifikasi kelas menengah ke atas dengan harga mulai Rp6 jutaan.

Phone (1) dibuat oleh perusahaan bernama Nothing. Perusahaan teknologi berbasis London, Inggris itu dibangun oleh Carl Pei, salah satu pendiri dari OnePlus yang telah ia tinggalkan.

Bersama timnya, Carl Pei merancang smartphone yang tampil berbeda dengan desain bodi belakang transparan. Ada dua opsi warna dari Nothing Phone (1) yang keduanya benar-benar berbeda, yakni White dan Black.

Kedua warna tersebut dilengkapi LED bernama Glyph. LED ini terintegrasi dengan ringtone maupun suara notifikasi, dan bakal menyala ketika ada panggilan telepon maupun notifikasi diterima pengguna.

Baca juga: Rekomendasi Laptop Murah dan Terbaik untuk Mahasiswa

Tampilan LED dan nada deringnya bisa diatur melalui pengaturan. Selain untuk notifikasi, LED tersebut juga menjadi indikator saat proses wireless dan reverse wireless charging berlangsung.

Berbicara soal nada dering, suaranya terdengar modern dan futuristik. Benar-benar berbeda ketimbang ponsel Android kebanyakan di kelasnya.

Spesifikasi Nothing Phone (1)

Smartphone baru Nothing ini dilengkapi dengan layar OLED berukuran 6,55 inci dengan resolusi Full HD+. Tingkatan refresh rate-nya mencapai 120Hz dengan touch sampling rate 240Hz, pas buat para gamer yang ingin main game secara lancar dan sentuhan yang responsif.

Layarnya dilapisi Gorilla Glass 5 dan memiliki intensitas cahaya maksimal sampai 1.200 nits, sehingga cocok buat pemakaian di luar ruangan dengan intensitas cahaya yang terik.

Adapun untuk dapur pacunya, Nothing Phone (1) ditenagai oleh prosesor Snapdragon 778G+ dengan RAM 8 GB/12 GB dan memori penyimpanan 128 GB/256 GB. Soal dayanya, Nothing Phone (1) ditopang baterai 4.500 mAh dengan fast charging 33W, wireless charging 15W dan reverse wireless charging 5W.

Baca juga: Trio Ponsel Jadul Nokia is Back!

Di bagian kamera, ada dua kamera belakang dan satu kamera selfie saja yang terletak pada lubang kamera di layar. 

Kamera belakangnya terdiri dari sensor 50MP Sony IMX766 yang dilengkapi dengan OIS (optical image stabilization) dan 50MP Samsung JN1 dengan lensa ultra wide. Sementara kamera depan, 16MP dengan sensor Sony IMX471.

Fitur dan Harga Nothing Phone (1)

Layar OLED Nothing Phone (1) sudah tersemat sensor sidik jari di bagian bawahnya. Tak disebut apakah fingerprint ini berteknologi ultrasonic atau tidak, namun kemungkinan berjenis optical saja dengan kecepatan respon yang cukup cepat.

Ponsel ini sudah berjalan di Nothing OS (1) berbasis Android 12. UI-nya begitu sederhana, malah mirip seperti Android murni pada seri Google Pixel.

Nothing bahkan tak menyertakan bloatware di dalamnya, sehingga menjanjikan kinerja yang gegas untuk pemakaian sehari-hari pengguna. Nothing juga berjanji memberikan update Android selama 3 tahun dan patch keamanan setiap dua bulan selama 4 tahun.

Ada beberapa fitur unggulan yang dibawa Nothing Phone (1). Quick Settings salah satunya, yang memungkinkan pengguna untuk menghubungkan ponsel ke TWS Nothing Ear (1) dan mobil listrik Tesla.

Smartphone ini bisa dipakai untuk menyalakan lampu hingga AC sebelum masuk ke dalam mobil. Bahkan, ada widget khusus untuk menampilkan koleksi NFT.

Baca juga: Mengenal Sensor 200MP ISOCELL HP3

Nothing Phone (1) dibanderol dengan harga mulai 32.999 Rupee atau setara Rp6,2 jutaan untuk model 8/128 GB, 35.999 Rupee atau Rp6,7 jutaan untuk versi 8/256 GB dan 38.999 Rupee atau Rp7,3 jutaan untuk varian 12/256 GB.

Penjualan perdananya akan dimulai pada 16 Juli di toko Nothing yang terletak di Convent Garden, London, Inggris. Dilanjutkan pada 18 Juli 2022 di sejumlah toko terpilih dan 21 Juli penjualan serentak secara online dan offline.

Ponsel ini tersedia di Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Hong Kong, Hungaria, India, Israel, Italia, Makau, Malaysia, Belanda, Norwegia, Filipina, Polandia, Portugal, Romania, Arab, Spanyol, Singapura, Swedia, Swiss, Taiwan, Thailand dan UAE.

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini