icon-category Digilife

Strategi Gaet Pengguna Baru ala Disney, Netflix Hingga Spotify

  • 31 Aug 2022 WIB
  • Bagikan :
    Ilustrasi foto: Nicolas J Leclercq/Unsplash

    Uzone.id - Bukan rahasia umum lagi kalau persaingan di platform digital makin hari makin seru dan ketat. Sebut saja persaingan Netflix vs Disney, lalu ada juga platform musik Spotify vs Apple Music dkk yang terus mempertahankan para pelanggannya.

    Persaingan makin ketat, platform baru bermunculan, belum lagi pelanggan yang gampang pindah hati dari satu platform ke platform lain. Gak heran kalau platform-platform seperti Netflix, Disney dan Spotify mengerahkan berbagai cara untuk menggaet para pengguna baru (sekaligus menaikkan pendapatan) mereka.

    Lalu, apa saja yang dilakukan para platform streaming ini untuk menggaet pengguna baru? Berikut beberapa diantaranya.

    Spotify: promo gratis langganan 3 bulan

    Jika biasanya Spotify sering bagi-bagi promosi hanya 1 bulan pertama ke pengguna baru, sekarang Spotify menambah waktu tersebut menjadi 3 bulan.

    Walaupun pengguna pada kuartal kedua mereka naik dari tahun sebelumnya menjadi 433 juta, namun Spotify tak ingin berdiam diri saja. Maka dari itu, mereka menawarkan promo gratis 3 bulan untuk pengguna baru.

    Apalagi sekarang ada Apple Music dan YouTube Music yang membayang-bayangi platform yang satu ini. Belum lagi TikTok yang katanya akan membuat layanan musik juga.

    Belum lagi, Spotify terus melakukan peningkatan jumlah pelanggan karena perusahaan telah memperlambat perekrutan karyawan di tengah ancaman krisis ekonomi dunia.

    Baca juga: Spotify Bagi-Bagi Gratis 3 Bulan Premium, Indonesia Kebagian Gak Ya?

    Promo Gratis 3 Bulan ini bisa digunakan oleh pengguna baru di berbagai negara hingga tanggal 11 September mendatang. Selain itu, tak hanya pengguna baru, Spotify juga memberi diskon pada pelanggan yang pernah berlangganan.

    Bagi pengguna yang membatalkan langganan sebelum 15 juli, mereka mendapatkan potongan harga untuk 3 bulan langganan, menjadi USD9,99 atau Rp149 ribu.

    Di Indonesia sendiri, promo gratis 3 bulan ini hanya bisa digunakan lewat e-commerce Shopee, di menu Shopee Royalty. Syaratnya, pastikan dulu kalau kalian adalah member ‘gold’ atau ‘premium’ di Shopee ya, dan pastikan kalau kalian pengguna baru Spotify.

    Netflixz; paket murah pakai iklan

    Netflix jadi platform streaming yang lagi terseok-seok di tahun ini, sudah kena krisis, jumlah pengguna turun, ditambah kena salip juga oleh Disney. Makanya, platform yang dulunya anti-iklan ini sekarang mau tak mau berniat pasang iklan di layanannya.

    Kehadiran paket murah Netflix ini dilakukan sebagai strategi perusahaan untuk menaikkan kembali angka pengguna yang terus merosot. Sambil menaikkan pengguna, Netflix juga tentunya ingin menaikkan pendapatan mereka.

    Untuk detailnya, berdasarkan laporan dari Bloomberg, Netflix menyatakan tidak akan menyertakan iklan pada semua kontennya. Platform video on-demand asal Los Gatos, California, Amerika Serikat itu juga berjanji tak akan menyisipkan iklan pada program anak-anak dan film original.

    Baca juga: 'Perang' Paket dengan Iklan, Murahan Netflix atau Disney+?

    Paket murah Netflix juga bakal menghilangkan salah satu fitur yang tak kalah penting, yakni fitur download. Padahal, fitur tersebut digadang-gadang menjadi yang paling menarik diantara fitur lainnya di Netflix.

    Netflix berencana untuk meluncurkan paket murah ini di setidaknya setengah lusin pasar mereka pada kuartal terakhir tahun ini, dan akan meluncurkan paket ke pasar yang lebih luas pada awal 2023.

    Disebut bahwa Netflix akan mematok harga paket murah mereka dengan kisaran USD7 atau sekitar Rp103 ribu dan USD9 atau setara Rp133 ribu per bulannya. 

    Kuartal kedua tahun ini, Netflix kehilangan sekitar 200 ribu pelanggannya, penurunan ini jadi yang pertama kali selama 10 tahun terakhir.  

    Tak hanya itu, platform streaming ‘si merah’ ini juga diramal bakal kehilangan sekitar 2 juta pelanggannya di kuartal ketiga. Proyeksi ini bikin saham Netflix anjlok dan bikin perusahaan memutar otak untuk menarik kembali minat pelanggannya.

    Disney: paket baru pakai iklan dan konten baru

    Jika tahun 2022 jadi tahun sial bagi Netflix, 2022 justru jadi tahun keberuntungan bagi Disney karena mereka berhasil menjadi raja baru platform streaming.

    Di tengah merosotnya pelanggan Netflix, Disney justru kedatangan sekitar 14,4 juta pengguna baru di kuartal terakhir. Mungkinkah pelanggan lama Netflix move on ke Disney?

    Demi mempertahankan pelanggannya ini, Disney juga ikut menyediakan paket murah pakai iklan seperti Netflix.

    Paket murah dengan iklan ini rencananya bakal dirilis pada akhir 2022 di Amerika Serikat, dan akan meluncur di negara lain beberapa bulan kemudian di tahun 2023.

    Sama seperti Netflix, paket murah Disney ini tak hadir untuk anak-anak. Dilansir dari The Verge, Disney akan menghapus iklan di tayangan anak-anak dan pelanggan prasekolah, bahkan ketika penggunanya tak memiliki profil anak-anak.

    Baca juga: Deretan Film Terbaru yang Hadir di Disney+ Hotstar

    Untuk harganya, Disney juga mematok di kisaran Rp100 ribuan. Mengutip berbagai sumber, paket langganan murah dengan iklan yang akan dipasang Disney berkisaran USD7,99 per bulan atau setara Rp119 ribu dan kabarnya akan dirilis mulai 8 Desember 2022.

    Di saat platform lain menurunkan harga dan memberikan promo sana-sini, Disney malah menaikkan harga langganan untuk paket-paket terdahulunya. 

    Harga langganan Disney+ saat ini adalah USD7,99 atau Rp118 ribu per bulan, dan akan naik menjadi USD10,99 setara Rp162 ribu per bulan nantinya. Rencana ini dilakukan Disney untuk merestrukturisasi opsi harga mereka, karena sebentar lagi paket murah dengan iklan akan segera diluncurkan.

    Disney juga menggoda penggunanya dengan berbagai konten dan film-film terbaru mereka. Belum lama hadir di Bioskop, Disney telah menghadirkan film terbaru “Thor: Love and Thunder”, begitupun juga dengan film lokal Indonesia "KKN di Desa Penari" yang turut dihadirkan Disney di platform mereka. Dua film yang laris manis dipasaran ini jadi strategi Disney untuk menggaet pecinta film di luar maupun lokal.

    Belum lagi film dan series original mereka yang menargetkan berbagai usia, mulai dari “Obi-Wan Kenobi: A Jedi’s Return”, versi Sing-Along dari “Frozen” dan “Frozen 2”, serta film pendek baru dari The Simpsons yang berjudul “Welcome to the Club”.

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini