icon-category Auto

Survei Uzone x Populix: Sudahkah Mobil China Diterima di Indonesia?

  • 27 Oct 2023 WIB
Bagikan :

Uzone.id - Mobil China sudah meramaikan pasar otomotif di Indonesia sejak tahun 2006, dan saat ini kondisinya memang naik turun bersaing dengan pabrikan asal Eropa bahkan Jepang.

Dan dalam beberapa tahun terakhir, mulai banyak pabrikan China yang masuk ke Indonesia dan menawarkan sejumlah produk yang tidak sekedar mengedepankan harga murah, tapi juga teknologi dan kualitas.

Melalui survei Uzone yang bekerjasama dengan Populix, kami ingin mengetahui seberapa diterima mobil China di kalangan konsumen Indonesia.

Dari Survei yang dilakukan terhadap 400 responden (25 - 45 tahun), 86,5 persen masyarakat Indonesia memiliki satu mobil dan sisanya, yakni 13,5 persen, memiliki lebih dari satu mobil.

Dari yang hanya memiliki satu mobil, ternyata 67,05 persen adalah pemilik mobil merek asal Asia non China. Sisanya, 17,05 persen pemilik mobil Eropa, 11,27 persen pemilik mobil China, dan 4,63 persen pemilik mobil Amerika.

Sementara itu, orang-orang yang memiliki mobil Eropa, Asia non China, dan Amerika, sekitar 87,45 persen di antara mereka juga berencana mengganti atau menambah mobil baru merek China.

Mereka dan orang-orang yang sudah memiliki mobil China tertarik dengan mobil dari Negara Tirai Bambu ini karena beberapa alasan.

Sebanyak 81,4 persen responden tertarik dengan mobil China karena value for money, banyak fitur, serta desain menarik.

Lalu, ada juga 17 persen responden yang menginginkan mobil China karena untuk digunakan sebagai kendaraan cadangan, bukan kendaraan utama. 

Sisanya, 1,6 persen responden tidak tertarik membeli mobil China. Alasannya beragam, ada yang menilai kualitas mobil China belum memadai, nilai jual yang kembali menurun, dan pelayanan purna jual yang meragukan.

Biar gak ketinggalan informasi menarik lainnya, ikuti kami di channel Google News dan Whatsapp berikut ini.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini