icon-category Auto

Suzuki Akhirnya Curhat Alasan Hengkang dari MotoGP

  • 19 May 2022 WIB
  • Bagikan :
    Pembalap Joan Mir menunggangi Suzuki GSX-RR di ajang MotoGP (Foto: Instagram @suzukimotogp)

    Uzone.id - Pengumuman Suzuki Motor Corporation akan mengakhiri balapan MotoGP di tahun 2022 bak petir di siang bolong.

    Hengkangnya Suzuki dari MotoGP tentu saja akan berimbas tim Suzuki Ecstar, kemudian putus kontrak dengan duo pembalap Alex Rins dan Joan Mir.

    Setelah isu liar wara-wiri di luar sana mengenai cabutnya Suzuki dari MotoGP, akhirnya pabrikan memberi pernyataan resmi melalui situs Suzuki-racing.com.

    Pabrikan otomotif asal Jepang tersebut menyatakan:

    “Suzuki Motor Corporation sedang berdiskusi dengan Dorna mengenai kemungkinan mengakhiri partisipasi Suzuki di MotoGP pada akhir 2022.

    “Sayangnya, situasi ekonomi saat ini dan kebutuhan untuk memusatkan upayanya pada perubahan besar yang dihadapi dunia Otomotif di tahun-tahun ini, memaksa Suzuki untuk secara drastis mengurangi biaya terkait balap dan menggunakan semua sumber daya ekonomis dan manusianya dalam mengembangkan teknologi baru.

    BACA JUGA: Honda Civic Estilo: Old but Gold

    “Kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Suzuki Ecstar kami, kepada semua orang yang telah mendukung kegiatan balap motor Suzuki selama bertahun-tahun dan kepada semua penggemar Suzuki yang telah memberikan dukungan antusias kepada kami.”

    Namun, pernyataan Suzuki itu masih menyisakan banyak pertanyaan. Apakah mereka sedang mengalami masalah finansial? Atau karena skandal mesin diesel yang kini sedang diselidiki pihak berwenang di Eropa.

    Di sisi lain, Suzuki sudah menjalin kontrak dengan Dorna hingga 2026. Dorna pun sudah memberi penjelasan soal Suzuki akan menghilang di MotoGP 2023.

    “Menyusul rumor terbaru Suzuki meninggalkan MotoGP pada akhir 2022, Dorna Sports telah secara resmi menghubungi pabrikan untuk mengingatkan mereka bahwa kondisi kontrak mereka untuk balapan di MotoGP tidak memungkinkan mereka untuk mengambil keputusan ini secara sepihak.

    “Namun, jika Suzuki pergi setelah kesepakatan antara kedua belah pihak, Dorna akan memutuskan jumlah ideal pembalap dan tim balap di kelas MotoGP mulai 2023.”

    BACA JUGA: Daftar Fitur Canggih Subaru Forester, Ancaman Buat Kompetitor 

    Cycle World baru-baru ini telah melaporkan memo internal yang dikirim dealer Suzuki di Amerika Serikat yang tentunya bisa menjelaskan lebih dalam lagi mengenai keputusan Suzuki sampai keluar dari ajang MotoGP.

    “Suzuki Motor Corporation, pada kenyataannya, sedang menjajaki meninggalkan MotoGP pada akhir 2022 dan sedang bernegosiasi dengan penyelenggara seri Dorna tentang rencana keluar.

    "Keputusan ini dibuat dengan mempertimbangkan lingkungan pasar yang berubah dan merupakan bagian dari strategi untuk mengalokasikan sumber daya guna memastikan kesehatan dan semangat bisnis Suzuki secara keseluruhan—terutama di bidang keberlanjutan, netralitas karbon, dan teknologi bahan bakar alternatif. Seperti semua perusahaan, Suzuki menyesuaikan diri dengan dunia yang berubah dengan cepat.

    “Keputusan bisnis ini tidak merusak dedikasi dan komitmen Suzuki terhadap bisnis sepeda motor dan ATV atau pasar powersports AS.

    “Suzuki Motor Corporation dan Suzuki Motor USA, LLC berkomitmen untuk powersports dan pasar AS dan akan terus memberikan dan melayani sepeda motor Suzuki, ATV, dan skuter berkualitas premium yang Anda harapkan.”

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini