Viral Suzuki Thunder 125 Tangki Siluman di Pontianak, Kok Dilarang Isi BBM?
Polsek Pontianak Barat menertibkan oknum pengguna Suzuki Thunder 125 bertangki siluman yang membeli BBM subsidi di tengah kelangkaan untuk dijual kembali.

Ilustrasi modifikasi tangki siluman Suzuki Thunder 125 (Dok: Istimewa)
Highlight Artikel
- Oknum di Pontianak menggunakan Suzuki Thunder 125 dengan tangki modifikasi atau "tangki siluman" untuk membeli BBM subsidi dalam jumlah besar.
- Kapasitas tangki modifikasi motor tersebut mencapai 19 liter, jauh melebihi kapasitas standar 14-15 liter, mengindikasikan upaya penimbunan untuk dijual eceran.
- Tim Enggang Polsek Pontianak Barat melakukan penertiban di SPBU dan menghimbau petugas untuk tidak melayani pembelian BBM subsidi oleh kendaraan bertangki siluman.
- Kecurangan ini terjadi di tengah kelangkaan BBM, sejalan dengan gempuran Pertamina memberantas praktik serupa di berbagai daerah.
Uzone.id - Di saat beberapa daerah di Indonesia mengalami kelangkaan BBM, masih saja ada oknum yang berbuat curang. Salah satunya terjadi di SPBU Pontianak, Kalimantan Barat, yang Suzuki Thunder 125 tangki siluman untuk jual BBM eceran.
Pontianak menjadi salah satu kota yang sedang mengalami krisis BBM. Sehingga aparat setempat melakukan pemeriksaan di SPBU agar tidak terjadi kecurangan.Kabar ini diketahui lewat akun Instagram humas_polsekpontianakbarat. Akun tersebut mengunggah video yang meminta pengguna Suzuki Thunder 125 dengan tangki modifikasi untuk tidak melakukan isi bensin.
Tapi perlu diingat, tidak semua pengguna Suzuki Thunder 125 yang dilarang mengisi BBM. Melainkan hanya yang sudah dilakukan modifikasi pada bagian tangki.
"Tim Enggang Polsek Pontianak Barat @ketemuapa melakukan penertiban terhadap unit motor yang berkapasitas di luar standar (tangki siluman) di beberapa SPBU dalam wilkum (wilayah hukum) Polsek Pontianak Barat," tulis keterangan di Instagram.
"Serta memberikan himbauan kepada petugas SPBU agar tidak melayani pembelian BBM subsidi kepada warga masyarakat yang menggunakan ranmor tangki siluman," lanjut keterangan tersebut.
Dalam video yang diunggah, tangki siluman pada Suzuki Thunder 125 terlihat dengan adanya bekas las untuk memperbesar ukuran tangki.
Bekas las pada tangki yang tidak wajar ini menjadi salah satu ciri utama kalau motor tersebut hendak membeli BBM dalam kapasitas banyak untuk dijual kembali.
Saat ditanyakan oleh petugas, pengguna Suzuki Thunder 125 tangki siluman itu mengaku kapasitas tangki motornya mencapai 19 liter. Padahal Suzuki Thunder 125 dalam kondisi standar hanya memiliki kapasitas tangki antara 14-15 liter saja.
Di dalam video juga dijelaskan kalau petugas sudah diberikan sosialisasi agar tidak mengisikan BBM pada motor dengan tangki yang sudah dimodifikasi.
Pertamina sendiri sedang gencar dalam memberantas kecurangan dalam membeli BBM subsidi, terutama untuk dijual kembali secara eceran di warung-warung.
Belakangan, Pertamina Patra Niaga bahkan memblokir hingga 5.000 pelat nomor kendaraan di Sumatera Barat dan pemblokiran 8 ribu pelat nomor kendaraan di Sumatera Bagian Selatan.
FAQ Artikel
Apa yang terjadi di SPBU Pontianak?
Terjadi penertiban terhadap oknum pengguna Suzuki Thunder 125 dengan tangki modifikasi ("tangki siluman") yang diduga membeli BBM subsidi untuk dijual kembali secara eceran.
Mengapa pengguna Suzuki Thunder 125 dilarang mengisi BBM?
Hanya pengguna Suzuki Thunder 125 yang tangkinya dimodifikasi atau berkapasitas di luar standar yang dilarang mengisi BBM subsidi, bukan semua pengguna motor tersebut.
Bagaimana cara petugas mengidentifikasi "tangki siluman"?
Petugas mengidentifikasi dari adanya bekas las yang tidak wajar pada tangki dan pengakuan pengguna bahwa kapasitas tangkinya mencapai 19 liter, padahal standar motor tersebut hanya 14-15 liter.
Siapa yang melakukan penertiban ini?
Tim Enggang Polsek Pontianak Barat yang melakukan penertiban dan memberikan himbauan kepada petugas SPBU agar tidak melayani pembelian BBM subsidi pada kendaraan dengan tangki modifikasi.
Apa upaya Pertamina dalam memberantas kecurangan BBM subsidi?
Pertamina Patra Niaga gencar memberantas kecurangan dengan memblokir ribuan pelat nomor kendaraan yang terindikasi melakukan pembelian BBM subsidi secara tidak wajar, seperti di Sumatera Barat dan Sumatera Bagian Selatan.
Brian Priambudi
Jurnalis
