Waspada NetamLoader, Malware yang Sasar Sistem Windows Pemerintah
Kaspersky mendeteksi NetamLoader, malware penarget Windows pemerintah Asia yang sulit dideteksi dan mengganggu antivirus; mereka menyarankan audit keamanan.

Highlight Artikel
- Kaspersky menemukan malware NetamLoader yang menargetkan sistem operasi Windows kustom pemerintah di negara Asia.
- Malware ini menggunakan berkas pendukung yang dimodifikasi dan lapisan penyandian, membuatnya sulit dideteksi karena beroperasi di balik perangkat lunak asli.
- NetamLoader dapat menyalahgunakan proses Windows asli, mengganggu antivirus, menghapus file penting, dan menunda komunikasi ke server penyerang.
- Kaspersky merekomendasikan audit saluran pembaruan perangkat lunak dan penggunaan alat keamanan untuk mendeteksi perilaku mencurigakan.
Uzone.id — Kaspersky
kembali menemukan malware bernama NetamLoader yang menargetkan sistem operasi
Windows milik perangkat pemerintah di negara Asia.
Tim Riset dan Analisis Global (GReAT) Kaspersky
menemukan bahwa serangan ini menyasar versi kustom Windows 10 yang digunakan
secara eksklusif oleh organisasi pemerintahan di sebuah negara Asia.
Sayangnya,
Kaspersky tidak menjelaskan negara Asia mana yang menjadi sasaran dari malware
ini.
Dalam keterangan yang diterima Uzone.id,
Senin, (02/11), Kaspersky menjelaskan bahwa malware ini menggunakan berkas
pendukung yang telah dimodifikasi untuk menjalankan instruksi berbahaya melalui
perangkat lunak asli, sehingga aktivitasnya lebih sulit dideteksi.
Malware ini ternyata sudah diinvestigasi pada paruh pertama
2026, ketika Kaspersky menemukan berkas konfigurasi mencurigakan di dalam arsip
yang tersimpan di folder pembaruan Windows.
Dalam serangan semacam ini, penyerang menyalahgunakan proses
pengiriman atau pembaruan perangkat lunak untuk menyusup ke sistem target.
Kaspersky menyebut bahwa sebagian besar program pendampingnya merupakan perangkat lunak yang sah, termasuk komponen dari alat manajemen patch pihak ketiga, Patch My PC, serta modul yang ditandatangani oleh Microsoft.
Penyerang diduga menggunakan berkas pendukung yang sudah
dimodifikasi untuk membuat perangkat lunak asli memuat instruksi berbahaya.
NetamLoader menggunakan beberapa lapisan penyandian,
kompresi, dan enkripsi untuk membuka konten berbahayanya.
Ketika berhasil masuk ke sistem, NetamLoader akan
menjalankan program berbahaya secara bertahap agar tidak mudah dikenali.
Bahkan, malware ini bisa bisa memanfaatkan proses Windows
yang asli untuk menyembunyikan aktivitas berbahaya mereka. NetamLoader juga
bisa mengganggu kerja antivirus dan menghapus file yang bisa membantu peneliti
mencari tahu bagaimana serangan terjadi.
Tidak berhenti di situ, malware ini juga akan menghubungi
server milik penyerang untuk menerima perintah berikutnya.
Menariknya, NetamLoader tidak langsung menghubungi server tersebut setelah masuk ke komputer. Kaspersky menemukan bahwa malware ini bisa menunggu 20 hingga 40 menit sebelum melakukan komunikasi pertama.
Melihat sulitnya malware ini untuk terdeteksi, Sergey
Lozhkin, Kepala Pusat Penelitian GReAT Kaspersky untuk wilayah Asia Pasifik
Timur tengah dan Afrika mengatakan bahwa pemerintah perlu mencermati
gerak-gerik dari perangkat mereka.
“Kasus ini menunjukkan mengapa pihak pertahanan perlu
mencermati bagaimana berbagai komponen saling berinteraksi, bukan sekadar
memastikan apakah setiap program merupakan perangkat yang sah,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi ancaman serupa, Kaspersky pun
menyarankan organisasi mengaudit saluran pembaruan perangkat lunak.
Langkah ini mencakup pemantauan folder pembaruan Windows
untuk menemukan berkas eksekusi atau konfigurasi mencurigakan, memverifikasi
asal paket pembaruan, serta memastikan perangkat lunak pihak ketiga hanya
dijalankan dari lokasi yang disetujui.
Kaspersky juga merekomendasikan penggunaan perangkat
keamanan untuk mendeteksi perilaku mencurigakan pada perangkat, memantau lalu
lintas jaringan, serta menyimpan log sistem di luar perangkat yang digunakan.
Penyimpanan log secara terpusat dinilai penting karena
NetamLoader dapat menghapus sejumlah jejak, termasuk berkas cache sistem, log
penggunaan .NET, dan entri catatan komponen pembaruan Windows.
FAQ Artikel
Apa itu NetamLoader?
NetamLoader adalah malware yang ditemukan oleh Kaspersky, dirancang untuk menyerang sistem operasi Windows, khususnya versi kustom Windows 10 yang digunakan oleh organisasi pemerintahan di negara-negara Asia.
Bagaimana cara NetamLoader menyerang dan menghindari deteksi?
Malware ini menyerang dengan menggunakan berkas pendukung yang dimodifikasi untuk menjalankan instruksi berbahaya melalui perangkat lunak asli. Ia juga menggunakan lapisan penyandian, kompresi, dan enkripsi, serta dapat memanfaatkan proses Windows asli, mengganggu antivirus, dan menghapus berkas investigasi.
Negara mana yang menjadi sasaran malware NetamLoader?
Kaspersky tidak menjelaskan secara spesifik negara Asia mana yang menjadi sasaran dari malware ini, hanya menyebut "sebuah negara Asia".
Apa rekomendasi Kaspersky untuk mencegah serangan serupa?
Kaspersky menyarankan organisasi untuk mengaudit saluran pembaruan perangkat lunak, memantau folder pembaruan Windows, memverifikasi asal paket pembaruan, serta menggunakan perangkat keamanan untuk mendeteksi perilaku mencurigakan dan memantau lalu lintas jaringan. Penyimpanan log sistem secara terpusat juga direkomendasikan.
Vina Insyani
Jurnalis

