icon-category Gadget

Hebatnya Kamera Google Pixel 7 Pro, Bisa Ngalahin iPhone 14 Pro dkk

Kamera Google Pixel 7 Pro yang mengalahkan iPhone 14 Pro dan smartphone flagship lainnya (Foto: CNET)

Uzone.id - Google Pixel 7 Pro telah mengubah daftar smartphone dengan kamera terbaik di tahun ini. Smartphone terbaru Google itu berhasil menggeser Honor Magic4 Ultimate dan menjadi ponsel dengan kamera terbaik di dunia versi DxOMark dengan nilai 147 poin.

Perolehannya melampaui duo iPhone 14 Pro dan 14 Pro Max yang berada di posisi ke-3 dan ke-4. Malah, smartphone ini juga sukses mengalahkan Xiaomi 12S Ultra yang dibekali dengan kamera yang di-tuning oleh Leica.

Menarik memang, lantaran Google Pixel 7 pro masih mengusung konfigurasi kamera yang kurang lebih sama dengan generasi sebelumnya. Google ‘cuma’ meningkatkan proses pencitraannya secara signifikan berkat prosesor Google Tensor G2 yang jauh lebih pintar.

Baca juga: Kamera Google Pixel 7 Pro Terbaik Sedunia!

Konfigurasi kamera Google Pixel 7 Pro

Google Pixel 7 Pro memiliki empat kamera, tiga di belakang dan satu sebagai kamera selfie-nya. Beda dengan smartphone Android kelas flagship yang menggunakan sensor Sony IMX766, Google Pixel 7 Pro justru menggunakan kamera 50 MP bersensor Samsung ISOCELL GN1.

Sensor ini juga digunakan pada Google Pixel 6 Pro. Tentunya, spesifikasinya pun serupa. Sensor Samsung ISOCELL GN1 berukuran 1/1,31” dengan bukaan lensa f/1.9 yang mampu menghasilkan bokeh alami. 

Dengan bukaan lensa yang besar, kamera 50 MP smartphone ini juga sensitif terhadap cahaya. Pantas saja kalau Google Pixel 7 Pro mengandalkan pemotretan malam sebagai salah satu fitur kamera unggulan.

Seperti kebanyakan sensor dengan megapiksel yang tinggi, kamera ini menganut skema Quad Bayer atau 4-in-1 pixel binning yang menghasilkan keluaran foto dengan resolusi 12,5 MP. Oiya, kamera ini sudah didukung oleh multi-directional PDAF dan OIS (optical image stabilization).

Beralih ke kamera ultrawide, Google Pixel 7 Pro masih mempertahankan resolusi 12 MP. Namun, kamera ini diberikan peningkatan yang lumayan oke ketimbang generasi sebelumnya.

Jangkauan kamera ultrawide ini lebih luas, menjadi 126Ëš dari sebelumnya hanya 114Ëš. Kamera ini juga sudah mendukung autofokus, sehingga mampu untuk memotret dari jarak dekat atau makro juga.

Sistem AI (artificial intelligence) pada kamera Pixel 7 Pro akan secara otomatis mengaktifkan mode makro saat pengguna terdeteksi memotret dalam jarak yang dekat. 

Baca juga: Spesifikasi Google Pixel 7 Pro, Makin Pintar dan Lebih Aman

Lalu, kamera telephoto yang juga mendapatkan peningkatan yang lumayan besar. Kamera dengan sensor 48 MP itu ditingkatkan kemampuan zoom optical-nya menjadi 5 kali.

Ditambah, dengan adanya fitur Super Res Zoom yang dibantu AI Google yang membuatnya dapat menangkap gambar dengan perbesaran digital sampai 30 kali dengan hasil yang menakjubkan. Sama dengan kamera utama, kamera tele Pixel 7 Pro juga didukung oleh OIS dan multi-directional PDAF.

Kemudian kamera selfie yang menggunakan sensor 10,8 MP, menurun dari sebelumnya 11,1 MP. Kendati menurun, Google mengklaim kalau kamera ini tetap menghasilkan foto selfie yang berkualitas tinggi.

Google Tensor G2, kekuatan di balik kamera Pixel 7 Pro

Bolehlah kalian mengatakan kalau hardware kamera Google Pixel 7 Pro cuma mendapatkan sedikit peningkatan dibanding seri sebelumnya. Tapi sebenarnya, kekuatan utama yang membuat smartphone ini sukses merajai klasemen smartphone dengan kamera terbaik di dunia adalah Google Tensor G2.

Google Tensor G2 memiliki TPU atau Tensor Processing Unit yang dibuat khusus oleh Google. TPU merupakan bagian terpenting dari prosesor ini, sekaligus menjadi sumber kekuatan mengapa kamera Pixel 7 Pro begitu powerful.

TPU di Google Tensor G2 merupakan sebuah ASIC yang dirancang untuk mendorong kemampuan perangkat dalam mempelajari hal baru atau bahasa singkatnya, machine learning. TPU ini berfungsi sebagai akselerator dalam proses machine learning, sehingga pembelajaran yang dilakukan sebuah sistem bisa lebih optimal dan efisien.

Di Google Tensor G2, kemampuan machine learning-nya 60 persen lebih baik dari sebelumnya dengan efisiensi daya 20 persen lebih rendah. 

Baca juga: Mengenal Google Tensor G2, Prosesor Terpintar untuk Pixel 7 Series

Dengan kebolehannya, Google Pixel 7 Series punya sistem pengolahan citra berbasis AI yang lebih baik, seperti Night Sight yang dua kali lebih cepat dengan hasil foto lebih tajam, Face Unblur, hingga Super Res Zoom yang ditingkatkan.

Fitur terakhir yang disebutkan bahkan disebut sebagai salah satu fitur kamera utama dari Google pixel 7 Pro. Bagaimana tidak, Super Res Zoom sudah dirancang sejak 4 tahun silam dengan tujuan untuk menyaingi kamera DSLR yang besar dan mahal untuk memotret dari jarak jauh.

Fitur ini tak cuma mengandalkan AI, machine learning dan kamera telephoto yang mumpuni saja, tapi juga OIS dengan fitur Zoom Stabilization agar pengguna tidak perlu menggunakan tripod untuk mengambil bidikan dari jauh.

Fitur ini akan aktif otomatis saat pengguna memperbesar gambar sebanyak 15 kali. Sementara saat mengambil gambar dengan perbesaran 20 kali ke atas, sistem kamera Google bakal menyalakan upscaler yang juga memanfaatkan kemampuan machine learning dari Tensor G2.

Harga Google Pixel 7 Pro

Google Pixel 7 Pro dijual mulai USD899 atau Rp13,6 jutaan. Ponsel ini tersedia dalam warna Obsidian, Snow dan Hazel. Penjualan secara pre-order sudah bisa dilakukan melalui situs resmi Google Store di beberapa negara, antara lain:

  • Amerika Serikat
  • Kanada
  • United Kingdom
  • India
  • Prancis
  • Jerman
  • Denmark
  • Spanyol
  • Italia
  • Norwegia
  • Belanda
  • Swedia
  • Jepang
  • Singapura
  • Australia
  • Taiwan

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini