Komdigi Mau Gaet Investor Masuk ke RI Lewat Bali Tech Week 2026
Komdigi akan menyelenggarakan Bali Tech Week 2026 pada 19-23 Oktober di Bali guna menarik investasi teknologi serta membangun kepercayaan investor.

Highlight Artikel
- Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan menggelar acara Bali Tech Week 2026 pada 19-23 Oktober 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, dengan target lebih dari 4.000 peserta.
- Acara ini bertujuan untuk menarik investasi ke sektor teknologi Indonesia, memastikan persaingan yang adil, dan menciptakan regulasi yang prediktif serta dapat diterima semua pihak.
- Pemerintah berupaya memperkuat kepercayaan investor global terhadap Indonesia sebagai tempat menjanjikan untuk berinovasi dan mengembangkan bisnis teknologi dalam jangka panjang.
- Pendanaan startup sepanjang tahun berjalan menunjukkan perbaikan dengan nilai investasi mencapai USD 392 juta, meningkat 9,5% dibandingkan total USD 358 juta pada tahun 2025.
Uzone.id — Kementerian Komunikasi dan Digital
(Komdigi) siap menggelar acara Bali Tech Week 2026 yang diselenggarakan pada
19 hingga 23 Oktober 2026 mendatang. Acara yang berlangsung di Bali Beach Convention
Center, Sanur Bali ini menargetkan lebih dari 4 ribu peserta, termasuk 1.000
delegasi internasional, dengan perwakilan dari lebih dari 30 negara.
Melalui
acara ini, Komdigi hendak menarik lebih banyak investasi ke sektor teknologi
Indonesia dengan mempertemukan investor lokal maupun global, pendiri
perusahaan, industri, pemerintah, dan komunitas teknologi.
Tak hanya
itu, Komdigi juga ingin menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan
adanya fair competition di semua industri serta memastikan bahwa regulasi yang
ada saat ini maupun yang akan dibuat ke depannya bisa diterima oleh semua
pihak.
“Target kita juga dari event ini produknya tentu kita mengundang investasi, tapi yang paling penting adalah bagaimana pemerintah hadir memastikan fair competition, dan yang kedua adalah memastikan regulasi yang terprediksi yang dapat diterima oleh semua pihak,” kata Meutya dalam sambutannya.
Kehadiran
investor di Indonesia sendiri terus didorong oleh pemerintah mengingat
Indonesia yang memiliki pasar yang besar dan peluang untuk menjadi pusat
pertumbuhan teknologi. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya diikuti
investasi dan pengembangan industri teknologi dalam negeri.
“Indonesia
memiliki modal besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan teknologi
dunia. Namun, besarnya pasar belum sepenuhnya diikuti oleh investasi dan
pengembangan industri teknologi nasional,” ujar Meutya.
Melalui Bali
Tech Week inilah pemerintah ingin memperkuat kepercayaan investor terhadap
Indonesia sebagai tempat untuk mengembangkan bisnis teknologi dalam jangka
panjang.
“Kita ingin
menunjukkan bahwa Indonesia tetap menjadi tempat yang menjanjikan untuk
berinovasi, membangun usaha, dan berinvestasi dalam jangka panjang. Kepercayaan
tersebut harus dibangun melalui langkah nyata dan kolaborasi,” kata Meutya.
Salah satu yang disorot oleh Komdigi dalam gelaran event ini adalah pendanaan startup yang menunjukkan perbaikan dari sisi nilai investasi yang diumumkan. Saat ini, nilai pendanaan yang diungkapkan sepanjang tahun berjalan mencapai USD392 juta. Angka ini sekitar 9,5 persen lebih tinggi daripada total USD358 juta sepanjang 2025 dalam seri data yang sama.
Meski
nilainya meningkat, jumlah transaksi yang tercatat baru mencapai 24 transaksi,
dibandingkan 97 transaksi sepanjang tahun lalu.
Oleh karena
itu, Komdigi juga ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk membuka lebih
banyak kesempatan bagi perusahaan teknologi, UMKM, dan inovator lokal untuk
unjuk gigi dan mendapatkan akses ke jaringan bisnis, pasar, dan sumber
pendanaan yang dapat mendukung pengembangan usaha.
Dari sisi
industri, Direktur Network Telkom Indonesia Budi Satria Dharma Purba
mengatakan, pengembangan konektivitas perlu berjalan bersama pembangunan pusat
data, komputasi, cloud, dan penggunaan AI yang menjawab kebutuhan dunia usaha.
“Kami
berharap kolaborasi ini dapat membuka peluang kemitraan dan investasi,
memperkuat kapabilitas teknologi nasional, serta mendorong inovasi dan daya
saing industri guna menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi
Indonesia,” kata Budi.
FAQ Artikel
Kapan dan di mana Bali Tech Week 2026 akan diselenggarakan?
Bali Tech Week 2026 akan diselenggarakan pada 19 hingga 23 Oktober 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali.
Apa tujuan utama Kementerian Komdigi dalam menggelar Bali Tech Week 2026?
Tujuan utamanya adalah menarik investasi ke sektor teknologi Indonesia, memastikan persaingan yang adil di semua industri, dan menciptakan regulasi yang prediktif serta dapat diterima oleh semua pihak.
Berapa target peserta dan delegasi internasional yang diharapkan hadir?
Acara ini menargetkan lebih dari 4.000 peserta, termasuk 1.000 delegasi internasional dari lebih dari 30 negara.
Bagaimana kondisi pendanaan startup di Indonesia yang disoroti oleh Komdigi?
Nilai pendanaan startup sepanjang tahun berjalan mencapai USD 392 juta, menunjukkan peningkatan 9,5 persen dibandingkan total USD 358 juta sepanjang tahun 2025.
Apa harapan Komdigi bagi perusahaan teknologi dan inovator lokal melalui acara ini?
Komdigi berharap dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi perusahaan teknologi, UMKM, dan inovator lokal untuk unjuk gigi dan mendapatkan akses ke jaringan bisnis, pasar, serta sumber pendanaan.
Vina Insyani
Jurnalis

