icon-category Auto

Tips Menjaga Transmisi D-CVT Daihatsu Supaya Awet

  • 19 Jul 2022 WIB
  • Bagikan :
    Transmisi D-CVT (Foto: Tomi Tresnady / Uzone.id)

    Uzone.id - Transmisi pada mobil jadi salah satu bagian penting yang berfungsi untuk meningkatkan torsi ataupun kecepatan, sehingga dapat menyesuaikan dimanapun mobil dikendarai. Daihatsu sendiri telah mengembangkan transmisi baru yang diberi nama New D-CVT.

    Memiliki kepanjangan Dual Mode Continuously Variable Transmission, New D-CVT punya keunggulan lebih halus ketika berpindah gigi dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik.

    Teknologi Transmisi D-CVT ini terbilang baru di Indonesia dan sudah diaplikasikan pada mobil Daihatsu terbaru pada model Rocky, All New Xenia dan New Sirion.

    Transmisi D-CVT (Foto: Tomi Tresnady / Uzone.id)

    BACA JUGA: Muncul Petisi Tutup Lampu Merah Lokasi Kecelakaan Truk Tangki Pertamina

    Dalam hal perawatan transmisi D-CVT juga terbilang mudah.

    Dijelaskan di acara workshop 'Sharing Technology & Tips' seputar transmisi New D-CVT yang digelar  Astra Daihatsu Motor (ADM) di PT Astra Daihatsu Motor – Technical Training Center, Sunter, Jakarta, Selasa (19/7/2022), ada beberapa tips yang bisa kalian ikuti berikut ini:

    1. Untuk pengecekan dilakukan setiap 20.000 km atau 12 bulan

    2. Pergantian oli setiap 80.000 km atau 48 bulan mana yang tercapai terlebih dahulu.

    3. Agar transmisi D-CVT bisa terjaga kualitasnya, ketika parkir pindahkan tuas transmisi ke P setelah menarik rem parkir. Kamu juga bisa gunakan emergency key, pindahkan tuas transmisi P ke N

    4. Untuk cara berkendara, gunakan kaki kanan untuk memainkan pedal (satu kaki). Injak pedal gas secara perlahan dan konstan dan indikator ECO pun akan menyala, kemudian kickdown untuk menaikkan kecepatan instan, tekan pedal gas dengan cepat.

    Indikator ECO bisa menjadi referensi pengemudi tentahg keramah lingkungan gaya mengemudi kita.

    5. Ketika berhenti sesaat di jalan, kamu bisa pindahkan tuas transmisi di D dan injak pedal rem lalu atur rem parkir. Jika mobil berhenti lama, kamu bisa pindahkan tuas transmisi ke N.

    BACA JUGA: Mau Traveling Pakai Mobil Pribadi? Perhatikan Beberapa Hal Ini

    Seperti diketahui, tipe transmisi D-CVT punya mekanisme kerja dengan belt seperti CVT konvensional lainya.

    Namun, yang berbeda pada transmisi ini adalah dikombinasikan dengan split gear yang menjadi keunggulan dari sistem transmisi D-CVT.

    Artinya, pada saat kecepatan tinggi, perpindahan tenaga berpindah dari belt ke split gear sehingga akselerasi mobil dapat maksimal dan dapat menghemat konsumsi bahan bakar.

    Penggunaan transmisi ini juga tidak jauh berbeda dengan transmisi Automatic pada umumnya.

    Kita tetap mengoperasikan tuas transmisi pada posisi D (drive) pada saat berkendara, R (reverse) pada saat mundur, dan pada transmisi ini dibekali dengan posisi S (sport) yang berfungsi untuk mendapatkan akselerasi lebih tinggi, juga posisi M (manual) yang memungkinkan driver dapat merasakan sensasi memindahkan gigi secara manual.

    Sebagai tambahan, di model New Sirion bahkan dilengkapi dengan posisi B (brake) untuk memaksimalkan engine brake ketika turunan.

    Gimana menurut kalian?

     

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini