icon-category Gadget

Xiaomi 12T vs Realme 10 Pro+: Adu Kuat Ponsel Harga Rp6 Jutaan

Uzone.id - Kemunculan Realme 10 Pro+ beberapa waktu lalu ke Indonesia bikin kami ke-trigger buat ngebandingin ponsel ini dengan jagoan dari Xiaomi, apalagi kalau bukan Xiaomi 12T. 

Keduanya punya harga yang kurang lebih sama. Realme 10 Pro+ dibanderol Rp6,9 jutaan untuk tipe RAM 12 GB dan penyimpanan internal 256 GB, sedangkan Xiaomi 12T dijual Rp 6,5 jutaan untuk model 8/256 GB.

Memang sih, Realme 10 Pro+ ada juga yang harganya Rp5,9 jutaan. Besaran RAM dan penyimpanan internalnya juga serupa dengan Xiaomi 12T, yakni 8/256 GB.

Berikut ini perbandingan antara Xiaomi 12T vs Realme 10 Pro+, komparasi dua smartphone menengah yang ‘nyerempet’ segmen high-end berkat fitur-fiturnya.

Baca juga: Plus Minus Realme 10 Pro+, Ngandelin 'Layar Melengkung' Doang?

Desain

Dari luar, Realme 10 Pro+ lebih kelihatan flagship dibanding Xiaomi 12T. Mengingat, tampilan luar memang jadi keunggulan utama dari smartphone ini.

Untuk pertama kalinya, number series dari Realme mengusung layar dengan tepian yang melengkung di kiri dan kanannya. Berkat desain ala ponsel flagship, Realme 10 Pro+ kelihatan lebih mutakhir dibanding Xiaomi 12T.

Juga, desain yang melengkung ini membuat ponsel terbaru Realme itu memberikan kesan visualisasi yang lebih lapang berkat bezel yang jauh lebih tipis dari Xiaomi 12T. 

Baca juga: FOTO: Xiaomi 12T, High-end Murah Idaman Kaum Mending

Di belakang, subjektif sih, Realme 10 Pro+ juga mengusung desain penampang belakang yang lebih kinclong. Panel seperti kaca di belang menampilkan warna gradasi yang cantik, apalagi saat terkena paparan cahaya yang pas.

Cuma kekurangannya, bodi belakang ini mudah ketempelan jejak sidik jari yang membuatnya gampang kotor. Rajin-rajin saja menghapusnya menggunakan lap microfiber agar tetap kelihatan glossy.

Layar

Keduanya punya panel layar yang serupa, fiturnya pun sama. AMOLED, dukungan HDR10+, refresh rate 120Hz, dan intensitas cahaya layar yang tinggi. Bedanya di ukuran dan resolusi, dimana Realme 10 Pro+ membawa layar berukuran 6,7 inci Full HD+ dan Xiaomi 12T mengusung panel 6,67 inci beresolusi 1.220p yang lebih tinggi.

Keduanya dapat menyuguhkan warna yang dalam dan luas, tapi Xiaomi 12T lebih unggul di sini. Smartphone ini memang cocok disebut sebagai ponselnya kreator konten, lantaran layarnya dapat menampilkan 68 miliar warna berbanding 1 miliar warna di Realme 10 Pro+. 

Baca juga: Kesan Pakai Realme 10 Pro+ Selama Seminggu

Soal daya tahan pun, Xiaomi 12T telah dilapisi Gorilla Glass 5. Sementara Realme 10 Pro+ hanya diberikan lapisan pelindung biasa saja pada layarnya. Keduanya, belum mengantongi IP Rating, sangat disayangkan.

Sistem operasi

Realme 10 Pro+ menjadi smartphone pertama Realme yang sudah berjalan di sistem operasi Android 13 berlapis Realme UI 4.0. Gak usah update lagi untuk mendapatkan sistem operasi Android versi terbaru ini, tinggal jajal berbagai macam fitur barunya saja.

Sementara buat Xiaomi 12T, ponsel ini masih menjalankan sistem operasi Android 12 yang dibalut MIUI 13. Dari fitur sampai sistem keamanan, tentu lebih oke di Android 13, dalam hal ini Realme UI 4.0.

Secara tampilan pun, UI kepunyaan Realme tersebut jauh lebih bersih, smooth, warna-warni yang lebih enak dipandang, ukuran ikon yang dinamis, dan yang terpenting Always on-Display yang makin banyak jenisnya.

Sistem keamanan juga ditingkatkan, baik itu untuk melindungi keamanan data pengguna maupun privasi ketika pengguna memakai aplikasi yang membutuhkan akses kamer dan mikrofon.

Performa dan baterai

Keduanya sama-sama ditunjang oleh prosesor dari MediaTek, cuma beda kelas saja. Ya, beda kelas alias timpang banget kinerja antara kedua ponsel ini.

Realme 10 Pro+ ditenagai oleh prosesor MediaTek Dimensity 920, sementara Xiaomi 12T disokong oleh Dimensity 8100-Ultra yang masuk ke kelas flagship. Performanya terpaut begitu jauh, lebih dari 20 persen malah (berdasarkan pengujian via AnTuTu Benchmark).

Realme 10 Pro+ skor AnTuTu-nya mencapai 500 ribuan poin, sementara Xiaomi 12T menembus skor 775 ribu poin. 

Baca juga: Beda Dimensity 8100-Ultra di Xiaomi 12T dengan Dimensity 8100

Realme 10 Pro+
Xiaomi 12T

‘Keunggulan telak’ Xiaomi 12T atas Realme 10 Pro+ di sektor performa juga makin terlihat pada sektor RAM dan penyimpanan internalnya. Xiaomi 12T punya RAM dan memori internal berjenis LPDDR5 dan UFS 3.1, berbanding RAM LPDDR4X dan memori UFS 2.2 di Realme 10 Pro+.

Di bagian baterai, kendati keduanya sama-sama ditopang baterai dengan kapasitas 5.000 mAh, tapi teknologi fast charging Xiaomi 12T unggul nyaris dua kali lipat. Ponsel Xiaomi tersebut didukung fast charging 120W, sementara Realme 10 Pro+ hanya 67W saja.

Kamera

Lagi-lagi, Xiaomi 12T unggul jauh dari Realme 10 Pro+ di sektor kamera. Keduanya punya konfigurasi kamera yang kurang lebih sama, tripple kamera dengan konfigurasi 108 MP + 8 MP + 2 MP, dan satu kamera selfie di depan.

Kamera selfie Xiaomi 12T beresolusi 20 MP dan Realme 10 Pro+ cuma 16 MP saja. Kamera 108 MP smartphone ini sama-sama menggunakan sensor Samsung ISOCELL HM6, jadi seharusnya sih setara.

Tapi penentu mengapa Xiaomi 12T jauh lebih mantap adalah, kamera utama ini didukung OIS atau optical image stabilization. Penstabil gambar berbasis hardware tersebut banyak fungsinya, daripada electronic image stabilization atau EIS yang cuma ditawarkan Realme 10 Pro+.

Mengambil video, bakal lebih stabil bahkan tanpa mengaktifkan mode penstabil gambar tambahan. Untuk diketahui, merekam video di Realme 10 Pro+ dengan mode EIS yang aktif membuat hasil videonya akan di-cropping, dibandingkan Xiaomi 12T yang memang sudah stabil bawaannya.

Baca juga: Plus Minus Xiaomi 12T, ‘Sajian Penutup’ di Akhir Tahun 2022

Adapun untuk dukungan resolusi, keduanya sebenarnya sama saja dengan perekaman 4K pada 30 FPS maksimal atau 1080p di 60 FPS.

Dengan OIS, pemotretan malam juga jauh lebih stabil. Kita tau, Night Mode membuat pemotretan terjadi selama beberapa detik, dan pastinya butuh stabilisasi yang oke agar hasil fotonya tidak noise dan buram.

Sejauh ini, kamera Xiaomi 12T masih lebih unggul dari Realme 10 Pro+. Berdasarkan pengujian langsung, Xiaomi 12T menghasilkan gambar dengan warna yang cukup natural, tapi keduanya sama-sama menghasilkan foto dengan detail yang bagus.

Kesimpulan

Di harga Rp6 jutaan, Xiaomi 12T memang unggul ketimbang Realme 10 Pro+. Baik dari cakupan warna dari layar, performa keseluruhan, teknologi fast charging pada baterai, hingga kemampuan kameranya yang lebih stabil berkat OIS, 

Baca juga: Jajal Kamera Xiaomi 12T, Hasilnya Gimana?

Tapi, bukan berarti Realme 10 Pro+ itu jelek. Gak kok, smartphone ini tetap cukup bagus untuk sebuah smartphone menengah. Desainnya oke, layarnya melengkung pula bak smartphone flagship di harga belasan juta Rupiah.

Cukup disayangkan memang pada performanya yang agak kentang, terutama pada kameranya yang gak diberikan fitur khas ponsel high-end. Kami harap, Realme akan meningkatkannya pada number series berikutnya.

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini