icon-category Gadget

Plus Minus Xiaomi 12T, ‘Sajian Penutup’ di Akhir Tahun 2022

Uzone.id - Xiaomi 12T jadi ‘hidangan penutup’ Xiaomi di Indonesia. Semestinya desert yang sering jadi makanan penutup, sudah pasti harus terasa sempurna agar tak mengacaukan hidangan lain yang disajikan sebelumnya.

Untunglah Xiaomi 12T berhasil menjadi sajian penutup yang lumayan sempurna, berkat spesifikasi dan rentetan fitur yang ditawarkannya kepada pengguna.

Lumayan, lantaran Xiaomi 12T membawa beberapa upgrade signifikan dari seri sebelumnya yang menjadi kelebihan utamanya, namun beberapa kekurangan yang dirasa tak perlu juga tetap ada pada smartphone baru Xiaomi ini.

"Ini launching terakhir kami di tahun ini," ucap Vanessa Tan, Director of Marketing Xiaomi Indonesia.

Kelebihan Xiaomi 12T

Dari desain, baik itu depan dan belakang, Xiaomi 12T dikemas dengan baik. Smartphone ini lebih kompak dan tipis, walah selisih beberapa mm saja. Bobotnya juga lebih ringan 1 gram dari Xiaomi 11T yang seberat 203 gram.

Desain smartphone ini juga terkesan lebih mewah karena terinspirasi dari Xiaomi 12 Series yang menjadi seri flagship perusahaan asal China tersebut. Terlihat dari bingkai kameranya, lekukan pada tepian bodi belakangnya, serta pilihan warna yang terasa premium dan elegan.

Xiaomi 12T punya layar AMOLED DotDisplay dengan resolusi 2K atau 2.712 x 1.220 piksel, sebuah peningkatan signifikan yang masih Full HD+ saja.

Baca juga: Xiaomi 12 Kemahalan? Masih Ada Xiaomi 12T Nih, Rp6 Jutaan Doang

Layarnya pun mendukung HDR10+, refresh rate 120Hz, dan intensitas cahaya maksimalnya mencapai 900 nits. Layarnya juga memiliki sensor sidik jari di dalam layarnya, berjenis optical dengan respon yang cukup cepat.

Dapur pacu Xiaomi 12T jelas menjadi kelebihan utamanya. MediaTek Dimensity 8100-Ultra yang dirancang khusus untuk perangkat Xiaomi, bertujuan agar performanya kian maksimal untuk berbagai skenario pemakaian.

Dimensity 8100-Ultra dibuat dengan arsitektur 5nm, serta mengusung dua kluster CPU yang terdiri dari 4-core Cortex-A78 dengan kecepatan 2,85 GHz dan 4-core Cortex-A55 dengan clock-speed 2 GHz.

Prosesor ini dipasangkan dengan satu varian RAM dan penyimpanan internal saja. RAM Xiaomi 12T berjenis LPDDR5 yang lebih canggih ketimbang LPDDR4X, dengan kapasitas 8 GB yang bisa di-upgrade secara virtual hingga 3 GB berkat fitur Memory Expansion.

Sementara media penyimpanan internalnya berjenis UFS 3.1 seluas 256 GB. UFS 3.1 punya write dan read speed yang lebih cepat ketimbang UFS 2.2 pada smartphone Android kelas menengah kebanyakan.

Baterainya masih 5.000 mAh, tapi bisa diisi dalam waktu yang sangat singkat berkat fast charging 120W. 

Xiaomi tetap menyertakan adaptor charger 120W dalam paket pembelian, lengkap dengan kabel USB-C. Adaptor ini juga bisa digunakan untuk mengisi daya perangkat lain, termasuk laptop.

Baca juga: Perbandingan Kamera 200 MP, 108 MP, 50 MP & 48 MP, Lebih Bagus Mana?

Kamera pun jadi kelebihan dari Xiaomi 12T. Smartphone ini dibekali dengan kamera utama bersensor 108MP ISOCELL HM6. Lebih baik dari sebelumnya, kamera tersebut didukung oleh OIS atau optical image stabilization, dapat merekam video 8K dan fitur eye-tracking.

Berkat OIS, bukan cuma video saja yang lebih stabil, tapi juga pemotretan malam yang bakal minim noise. Kita semua tau, proses pemotretan di malam hari dengan Night Mode butuh beberapa detik pengambilan gambar yang stabil agar hasilnya tajam dan minim noise.

Kelebihan lainnya, ada NFC, speaker stereo, Bluetooth 5.3, hingga konektivitas WiFi 6.

Kekurangan Xiaomi 12T

Beberapa kekurangan yang bikin Xiaomi 12T terasa kurang sempurna. Yang sangat disayangkan, kekurangan ini justru downgrade dari generasi sebelumnya.

Soal rating IP53 misalnya. Xiaomi 11T sudah tahan percikan air dan debu, tapi Xiaomi 12T malah tidak memilikinya. Padahal, smartphone ini sudah asyik dipakai ngonten berkat dukungan kamera dengan OIS.

Ketahanan layar pun terasa meragukan. Bukan dilindungi Gorilla Glass Victus, Xiaomi 12T malah dilapisi oleh Gorilla Glass 5 saja. 

Kekurangan lain yang dimiliki Xiaomi 12T adalah sektor kameranya yang gimmick pada kamera sekunder. Alih-alih menggunakan telephoto macro 5 MP dengan autofocus seperti Xiaomi 11T, Xiaomi 12T justru menggunakan kamera makro 2 MP tanpa autofocus.

Baca juga: FOTO: Lebih Dekat dengan Tablet Murah Xiaomi, Redmi Pad

Pastinya menyulitkan pengguna untuk memotret objek dari jarak dekat. Tak bisa mengakut fokus, hasilnya pun bakal lebih blur.

Harga dan ketersediaan

Xiaomi 12T tersedia dalam warna Blue dan Black dan dijual dengan harga Rp6.599.000. Smartphone ini sudah bisa dipesan melalui skema pre-order pukul 12:00 WIB di Tokopedia, Mi.com, Xiaomi Store, Xiaomi Shop, dan gerai Erafone.

Pembeli berkesempatan mendapatkan Xiaomi Smart Band 7, cashback hingga Rp300 ribub, promo kuota dari XL Axiata sebesar 35 GB, dan promo lainnya dari bank yang telah bekerja sama.

VIDEO Review Xiaomi 12T 5G:

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini