icon-category Auto

Komparasi Biaya Ngecas Mobil Listrik vs isi BBM, Murah Mana?

  • 13 Sep 2022 WIB
  • Bagikan :

    Uzone.id - Harga BBM terus melambung tinggi di Indonesia. Apakah momentum ini bisa dimanfaatkan mobil listrik untuk menawarkan solusi pengehematan?

    Mobil listrik adalah keniscayaan, apalagi ketika harga BBM terus melambung tinggi. Dan saat ini, mobil listrik dan mobil BBM sebenarnya sama, hanya mindset kita yang mungkin belum terbiasa.

    Kalau pun ada perbedaan, lebih kepada kekhawatiran infrastruktur SPKLU yang belum sebanyak SPBU dan waktu pengecasan yang gak instan.

    Kalau lowbatt, ngecas di mana? Duh, berapa harganya kalau ngecas si SPKLU?” dan masih banyak kekhawatiran lain. 

    BACA JUGA: Kia EV6 Bakal Masuk Indonesia, Lebih Mutakhir dari Hyundai Ioniq 5

    Meski begitu, secara jarak tempuh, mungkin mobil-mobil listrik saat ini unggul dan biayanya jauh lebih murah dengan jarak tempuh yang sama.

    Sebagai perbandingan, tarif pengisian listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Rp2.466/kWh. Sementara Pertamax harganya Rp14.500 perliter.

    Nah, berikut komprasinya untuk mengetahui mana yang lebih murah, ngecas mobil listrik atau isi BBM?

    1. Biaya Ngecas Mobil Listrik

    Biaya ngecas full mobil listrik tergantung dari kapasitas baterainya, seperti halnya mobil BBM tergantung kapasitas tankinya.

    Mobil yang kita jadikan objek simulasi adalah Hyundai Ioniq 5 standard range, yang punya kapasitas baterai 58 kWh.

    Untuk mengisi sampai penuh, dengan tarif Rp2.466/kWh, Hyundai Ioniq 5 ini membutuhkan biaya Rp143.028. Dengan biaya tersebut, mobil ini bisa menempuh jarak sejauh 384 km.

    2. Biaya Isi BBM Mobil Konvensional

    Nah, setelah mengetahui biaya ngecas mobil listrik, sekarang kita bandingkan dengan mobil bermesin bakar konvensional.

    Kita ambil mobil LCGC yang sudah punya klaim konsumsi BBM, yakni 20 km perliter dan diharuskan menggunakan BBM Pertamax yang sekarang mahal.

    Mengacu  jarak tempuh yang sama dengan Hyundai Ioniq 5, yakni 384 km, maka mobil LCGC perlu mengisi BBM sebanyak 19,2 liter, dengan harga perliter Pertamax Rp14.500 perliter, maka biayanya Rp278.400.

    Dari hasil perhitungan tersebut, terlihat selisih biaya pengecasan mobil listrik dengan mengisi BBM mobil konvensional, yakni Rp135.372.

    Dengan selisih harga tersebut, pemilik Hyundai Ioniq 5 bisa mengecas baterainya sekali lagi sampai nyaris full, yang artinya, punya keunggulan jarak tempuh 300 km lebih ketimbang mobil BBM konvensional.

    VIDEO Test Drive Hyundai Stargazer

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini