icon-category Gadget

Plus Minus Hasil Jepretan Kamera Infinix Zero 30 5G

Bagikan :

Uzone.id - Gak cuma desain yang modern dan premium mirip ponsel flagship saja, Infinix Zero 30 5G juga mengandalkan kamera belakang dan depan sebagai fitur utamanya. Mulai dari kamera belakang dengan sensor besar yang didukung OIS, sampai kamera selfie dengan fitur autofocus, udah ada di Infinix Zero 30 5G.

Infinix Zero 30 5G resmi diluncurkan ke pasar global pada awal September lalu, tepatnya pada acara tahunan Venice Film Festival, di Venice, Italia. Ponsel ini juga dipastikan masuk ke Indonesia, meski belum diketahui pasti kapan peluncurannya akan terjadi.

Kendati begitu, tim Uzone.id berkesempatan untuk mengabadikan berbagai momen menggunakan kamera Infinix Zero 30 5G, berikut ulasan lengkapnya.

Kamera 108 MP dengan OIS, kamera selfie punya PDAF

alt-img

Infinix Zero 30 5G punya tiga kamera belakang, dimana salah satunya sangat mengesankan. Ada kamera utama dengan sensor 108 MP ISOCELL HM6 dari Samsung. Kamera ini sudah didukung oleh optical image stabilization (OIS) dan phase detection autofocus (PDAF).

Ukuran sensornya lumayan gede, yaitu 1/1,67”dengan ukuran piksel 0,64 µm. Sama seperti sensor 108 MP umumnya, skema pencitraan nona-binning pun diusung oleh kamera ini, menghasilkan gambar di resolusi 12 MP secara default-nya.

Proses pencitraan ini menggabungkan 9 piksel menjadi 1, membuat gambar yang dijepret harusnya memiliki detail dan kualitas warna yang jauh lebih tajam.

Kamera ini disandingkan dengan sepasang kamera ultrawide 13 MP dan depth 2 MP. Sayang, kamera ultrawide gak ngedukung autofocus, jadi gak bisa dipakai buat motret foto makro.

Kamera depan jauh lebih menarik lagi. Infinix Zero 30 5G punya kamera selfie 50 MP yang didukung oleh PDAF, jadi hasil foto selfie bakal lebih jernih lagi.

Cuma memang, dibandingkan dengan Zero 20 yang rilis tahun lalu di Indonesia, spesifikasi kamera selfienya agak menurun. Untuk diketahui, Infinix Zero 20 membawa kamera selfie 60 MP yang didukung oleh OIS. Lantas, apakah hasil kameranya flop alias kurang kualitasnya?

Kualitas kamera Infinix Zero 30 5G

alt-img

Bicara soal kualitasnya, kamera belakang Infinix Zero 30 5G cukup bikin kami terpukau, meski ada sedikit masalah umum yang biasanya terjadi pada ponsel kelas mid-range. Masalah yang kami maksud adalah detail yang cenderung halus dengan warna yang agak berlebihan pada objek berwarna hijau, seperti tumbuhan.

Tapi kalau memotret objek lainnya, kamera 108 MP ini memberikan foto dengan detail yang mantap, dynamic range-nya juga lebar, apalagi warnanya yang terlihat natural tapi tetap terlihat tajam.

Jika kalian ingin mendapatkan gambar dengan detail yang jauh lebih baik, sistem kamera Infinix Zero 30 5G mengizinkan penggunanya untuk mengabadikan foto di resolusi 108 MP. Tapi harus diingat, ukuran fotonya bakal jauh lebih besar dari mode default.

Memang Infinix Zero 30 5G tidak memiliki kamera telephoto, tapi berkat kamera utama dengan resolusi tinggi, kalian bisa melakukan zoom secara digital sampai 3 kali dengan hasil yang cukup detail dan minim noise. Lumayan lah buat telephoto ala-ala.

Sementara kamera ultrawide, secara detail agak mengecewakan, tak sesuai harapan. Kualitasnya medioker, baik dari detail dan kedalaman warnanya. 

Lantas, bagaimana dengan kamera selfienya? 50 MP dan PDAF, perpaduan tersebut memberikan foto selfie yang bagus. Detailnya dapat, tone warna pada wajah juga tetap terlihat natural.

Dengan hilangnya OIS pada seri ini, apakah kamera depannya cocok buat nge-vlog? Sejujurnya, dengan kebolehan perekaman video 4K pada 60 FPS, hasil video memberikan detail dan warna yang lebih baik.

Paling cuma stabilisasinya saja yang butuh improvement lagi, lantaran fitur electronic image stabilization (EIS) masih kurang maksimal untuk mengurangi efek guncangan atau goyangan pada video, baik saat direkam di resolusi Full HD atau 4K dengan frame rate yang sama.

Saat merekam video 4K, transisi video cenderung patah-patah juga. Demikian juga saat dipindahkan ke media eksternal, seperti laptop atau smartphone, transisinya tak sehalus Full HD.

Hasil video kamera Infinix Zero 30 5G

VID_20230823_161049

VID_20230823_161225

Hasil foto kamera Infinix Zero 30 5G

Kamera Infinix Zero 30 5G

Spesifikasi Infinix Zero 30 5G

alt-img

Infinix Zero 30 5G ditopang oleh prosesor MediaTek Dimensity 8020, system on chip (SoC) terbaru dengan fabrikasi 6nm TSMC. Prosesor ini merupakan rebrand dari Dimensity 1100, mengusung clock-speed 2,6 GHz pada performance core-nya.

Prosesornya dipadukan dengan RAM LPDDR4X hingga 12 GB dengan memori penyimpanan UFS 3.1 sebesar 256 GB. Sayang, tak ada slot microSD untuk menambah kapasitas penyimpanannya.

Untuk dayanya, Infinix Zero 30 5G ditunjang oleh baterai 5.000 mAh dengan fast charging 68W. Diklaim, ngecas 30 menit baterai sudah terisi sampai 80 persen.

Di India, Infinix Zero 30 5G dibanderol dengan rentang harga Rp4,4 juta sampai 4,6 jutaan, tergantung besaran RAM dan memori penyimpanan. Biasanya sih, harga di India gak akan jauh beda dengan Indonesia, dan semoga saja banderol Infinix Zero 30 5G jauh lebih menarik.

Biar gak ketinggalan informasi menarik lainnya, ikuti kami di channel Google News dan Whatsapp berikut ini.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini