icon-category Auto

RORI Siap Eksplorasi Timur Jawa, Libatkan 124 Motor

  • 22 Feb 2022 WIB
  • Bagikan :
    RORI saat touring ke Kampung Adat Baduy Luar (Foto: RORI)

    Uzone.id - Komunitas sepeda motor yang tergabung dalam Royal Riders Indonesia (RORI) gelar hajatan besar bertema 'Rock and Ride ke-4 Royal Riders Indonesia (RORI) Eksplorasi Timur Jawa' pada 25-28 Februari 2022.

    Presiden Royal Riders Indonesia (RORI), Ir. Donny Hendaris mengatakan bahwa Rock and Ride adalah perjalanan wisata yang diadakan setiap tahun. Ini merupakan perjalanan wisata anggota RORI bersama istri atau suami bahkan anggota keluarga lainnya.

    "Tujuannya adalah ukhuwah sesama member kian berkualitas. Tidak hanya dengan member, kami pun turut memupuk persaudaraan dengan keluarga dari member, mulai dari istri/suami, anak dan lainnya,” kata Donny, Selasa (22/2/2022).

    BACA JUGA: BMW 218i Gran Coupe Rakitan Sunter Jadi BMW Paling Murah

    RORI saat touring ke Kampung Adat Baduy Luar (Foto: RORI)

    Sebelumnya, Rock and Ride pertama digelar tahun 2017 di Bali, selanjutnya Rock and Ride kedua di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Lalu ditahun ketiga, digelar di Dieng dan untuk ajang ke-4 dipilih Jawa Timur sebagai lokasi eksplorasi.

    Eksplorasi bagian timur pulau Jawa mengambil titik kumpul dan start dari Hotel IBIS Malang di tanggal 25 Februari 2022.

    Tujuan pertama adalah objek wisata Bromo Tengger Semeru. Teknis keberangkatan rombongan dibagi dalam dua kelompok. Setiap group akan dikoordinasi oleh Road Officers dan dipimpin oleh Chapter Road Officers.

    Kemudian, untuk menjaga rombongan tetap dalam koridor yang sudah ditetapkan ada petugas lain yakni Chapter Road Captain. ChapterSweeper, dan Chapter Safety Officers.

    Waktu keberangkatan antar rombongan ditentukan berselang 30 menit. Jika rombongan 1 dengan RO utama dari RORI Chapter Jawa Timur berangkat pukul 08.30 WIB, maka rombongan berikutnya tancap gas di jam 09.00 WIB.

    RORI saat touring ke Kampung Adat Baduy Luar (Foto: RORI)

    Setiap etape perjalanan ditentukan berjarak dua jam untuk istirahat, kurang lebih 10-25 menit. Sementara untuk kecepatan rata-rata rombongan diatur hanya berkisar 60-80 km/jam.

    “Nikmati perjalanan, ingat rute yang akan kita lewati itu asyik banget. Ini juga dikenal sebagai jalur adem,bahkan teman-teman yang riding menggunakan RE Himalayan pun tidak akan merasa kepanasan di kaki. Jangan lupa persiapkan jas hujan, bila perlu saat awan sudah terlihat mendung kita berhenti untuk mengenakan celana dari jas hujan. Adapun bagian atasnya persiapkan saja dan tempatkan di lokasi yang mudah dijangka,” tutur Boma, salah satu anggota yang sudah berumur di RORI.

    Boma pun menuturkan bahwa teman-teman member RORI menggunakan motor yang terbilang mahal. "Jika kalian enggan untuk berjalan dengan kecepatan ramah lalu lintas, maka ingatlah, kalau ngebut itu motor kita tidak bakal ada yang melihat," kata dia.

    Perjalanan selanjutnya di hari kedua rombongan akan menikmati perjalanan dari menuju Kawah Wurung dan kemudian bermalam di Hotel Santika, Banyuwangi.

    FOTO: Tampang Detail BMW 218i Gran Coupe Rakitan Lokal

    RORI saat touring ke Kampung Adat Baduy Luar (Foto: RORI)

    Setelah istirahat dan bermalam touring wisata akan diarahkan untuk menikmati Taman Nasional Baluran. Setelah itu perjalanan Rock and Ride ke-4 RORI akan ditutup di Hotel Ibis Style, Jemursari, Surabaya.

    Setiap peserta mulai yang berangkat dari Banten, Jakarta, Jawa, dan Bali diwajibkan untuk melakukan tes PCR dan hasilnya dikumpulkan kepada panitia Rock and Ride.

    Untuk peserta yang memiliki hasil tes positif terpaksa harus merelakan menunda perjalanan pada Rock and Ride tahun berikutnya.

    Rock and Ride ke-4 Eksplorasi Timur Jawa didukung oleh The Lecker’s Playground, Alaskaki Concept Store, Kapnos Cigar, Ibis Styles, PJBB, Griya Alit Flamboyan, dan Revolt Industry.

    “Kami juga berharap dengan event Ride and Rock ini, member RORI dapat mengeksplorasi dan mempromosikan tempat-tempat menarik di Indonesia khususnya wilayah Timur Jawa,’ ungkap Sandy, Ketua Panitia.

    Saat ini, sudah terdaftar 124 sepeda motor Royal Enfield berbagai varian terdaftar dengan lokasi tujuan Bromo Tengger, Semeru, Kawah Wurung, dan Taman Nasional Baluran.

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini