home ×
Digilife

Apa Itu Discord? Microsoft Siap Beli Rp144 Triliun

24 March 2021 By
Apa Itu Discord? Microsoft Siap Beli Rp144 Triliun
Share
Share
Share
Share

Discord (Foto: Alexander Shatov / Unsplash)

Uzone.id - Microsoft sedang dalam pembicaraan untuk membeli platform perpesanan Discord seharaga lebih dari USD10 miliar atau sekitar Rp144 triliun (kurs Rp14.436 per USD1), menurut laporan Bloomberg News, mengutip sumber yang mengetahui masalah ini.

Microsoft menjadi salah satu calon pembeli yang potensial, menurut laporan itu, sementara salah satu sumber mengatakan itu lebih mungkin untuk go public daripada menjual Discord.

Sebelumnya, pada hari itu VentureBeat melaporkan bahwa Discord sedang menjajaki penjualan dan sedang dalam pembicaraan terakhir dengan semua pihak.

Baik Microsoft dan Discord tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Pandemi Covid-19 telah meningkatkan prospek perusahaan game karena orang-orang lebih banyak tinggal di rumah dan beralih ke video game untuk hiburan selama pemerintah membatasi ruang gerak masyarakatnya.

BACA JUGA: Dewa Kipas Dikalahkan WGM Irene, Kanal YouTube GothamChess Dibuka Kembali

Perlu kamu ketahui tentang Discord

Discord punya basis pengguna yang sangat besar. Menurut laporan, Discord punya sekitar 140 juta pengguna aktif per bulan.

Itu mendekati ukuran 192 juta pengguna bulanan Twitter. Perusahaan menghasilkan uang dengan menjual langganan ke layanan premium yang memungkinkan kamu menyesuaikan profil dan mengunggah gambar dan video resolusi tinggi dengan harga USD9,99 per bulan atau USD99,99 per tahun.

Discord telah mengumpulkan sekitar USD479 juta atau sekitar Rp6,9 triliun pendanaan sejauh ini, menurut CrunchBase. Perusahaan terakhir secara pribadi punya nilai USD7 miliar atau sekitar Rp101 triliun, menurut TechCrunch.

Discord populer di kalangan gamer, yang secara alami cocok untuk bisnis Xbox milik Microsoft.

Basis pengguna inti Discord terdiri dari pemain video game yang beralih ke aplikasi untuk mengobrol tentang game yang mereka mainkan.

Hal itu cocok dengan bisnis Xbox milik Microsoft, yang bergesar di masa depan akan lebih dari sekadar konsol video game.

Microsoft juga membangun layanan game online yang memungkinkan kamu melakukan streaming game di Xbox ke hampir semua perangkat dengan koneksi internet.

Sehingga, suatu hari nanti perusahaan tak perlu lagi membuat perangkat keras game dengan biaya produksi yang mahal.

Selain bermain game, banyak pengguna Discord membuat ruang obrolan untuk topik lain seperti bisnis harian, investasi atau hanya bersosialisasi dengan teman.

Namun, seperti kebanyakan jejaring sosial lainnya, Discord punya masalah dengan penyalahgunaan. Aplikasi ini jadi andalah pengikut sayap kanan beberapa tahun yang lalu, dan dipakai pada tahun 2017 untuk mengatur unjuk rasa "Unite The Right" di Charlottesville, Virginia, Amerika Serikat, yang mengakibatkan kematian satu orang.

Setelah peristiwa itu, Discord melarang kelompok ultra kanan tersebut menggunakan aplikasinya.

Discord menawarkan obrolan suara langsung sebelum Clubhouse populer. Obrolan suara langsung menjadi tren di media sosial saat ini, berkat Clubhouse dan fitur terbaru dari Twitter bernama Spaces.

Microsoft satu-satunya perusahaan yang mampu membeli Discord dan menghindari pengawasan antimonopoli.

Dengan label USD10 miliar, tidak terlalu banyak perusahaan game atau media sosial yang mampu membeli Discord.

Sony tidak bisa melakukannya, begitu juga Nintendo, EA atau Epic Games. Sedangkan perusahaan lain yang mampu membeli Discord kemungkinan tidak meliriknya karena pemerintah AS melakukan kebijakan antitrust terhadap Big Tech.

Facebook, misalnya saat ini menghadapi dua tuntutan hukum antitrust yang sebagian besar fokus pada akuisisi Instagram dan WhatsApp. (CNBC)

VIDEO Hands-On Samsung Galaxy A72 Indonesia

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id