icon-category Digilife

Nike Gugat Marketplace yang Jual NFT Produknya

  • 16 Feb 2022 WIB
  • Bagikan :
    Ilustrasi (Foto: Usama Akram / Unsplash)

    Uzone.id - Nike telah menggugat marketplace bernama StockX karena merilis non-fungible token (NFT) merek Nike.

    StockX sendiri merupakan pegecer untuk streetwear, tas, dan sepatu sneaker.

    Perusahaan ini meluncurkan NFT yang terkait dengan barang fisik, termasuk menjanjikan NFT Vault bisa ditukarkan dengan barang fisik, namun bisa juga diperdagangkan sebagai barang digital.

    Sepatu Nike sendiri sangat populer di StockX. NFT Vault menyangkut nama dan gambar Nike juga terkait.

    BACA JUGA: Willix Halim Resmi Menjabat CEO Bukalapak

    Nike menuding aset kripto yang dihasilkan merupakan pelanggaran merek dagang.

    Nike mengajukan gugatan kepada StockX pada 3 Februari 2022 dan mencatat bahwa StockX telah merilis sembilan seri NFT Vault edisi terbatas, dan delapan lainnya terkait sepatu Nike.

    "StockX hampir secara eksklusif menggunakan merek Nike untuk meluncurkan NFT Vault karena mereka tahu bahwa hal itu akan menarik perhatian, mendorong penjualan, dan membingungkan konsumen untuk percaya bahwa Nike berkolaborasi dengan StockX di NFT Vault," kata pihak Nike, dilansir Uzone.id dari The Verge, Rabu (16/2/2022).

    Dia menambahkan, StockX menggunakan merek dagang Nike untuk memasarkan, mempromosikan, dan menarik pembeli potensial.

    Nike juga menjelaskan bahwa konsumen belum bisa menebus NFT untuk sepatu fisik, sehingga membuatnya kurang jelas seperti tanda terima kepemilikan.

    StockX sendiri telah membantah tuduhan Nike. VP Communication Katy Cockrel mengatakan NFT Vault yang diluncurkan StockX menggambarkan dan mewakili bukti kepemilikan barang fisik yang disimpan di brankas StockX dan dapat diperdagangkan pelanggan di platform StockX.

    BACA JUGA: Rumor iPhone 14: Tanggal Rilis, Desain dan Nggak Ada Versi Mini?

    "Kami tidak menyatakan atau menyiratkan bahwa NFT Vault kami terkait dengan, disponsori oleh, atau secara resmi terhubung dengan merek pihak ketiga mana pun," bunyi pernyataan Katy.

    Dia menambahkan, StockX tidak diragukan lagi memiliki hak untuk memberi pelanggan dengan pendekatan baru dan inovatif untuk memperdagangkan produk budaya saat ini.

    "Kami berencana untuk mempertahankan posisi kami dengan penuh semangat," katanya.

    Nike sendiri sempat mengakuisisi studio NFT RTFKT pada tahun 2021 untuk membuat koleksi kriptonya sendiri.

    Sebelum diakuisisi, RTFKT sempat meluncurkan koleksi NFT sneaker.

    Seperti StockX, RTFKT membuat rencana untuk memungkinkan pembeli menukarkan NFT mereka dengan sepatu asli.

    Namun, NFT memamerkan sepatu dengan desain khusus yang tidak menonjolkan merek produk.

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini